Breaking News:

ADVERTORIAL

Taat Pajak, Wajib Pajak di Bantul Diganjar Penghargaan Wajib Pajak Panutan

Pemberian penghargaan kepada wajib pajak merupakan satu dari beberapa upaya agar masyarakat semakin tertib membayar pajak.

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih memberikan penghargaan kepada wajib pajak panutan pembayaran PBB P2 Tahun 2021 di Gedung Mandala Shaba Kompleks Parasamya Bantul, Senin (29/03/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bantul melaksanakan penyerahan SPPT PBB P2 secara simbolis dan Pemberian Penghargaan kepada Wajib Pajak Panutan PBB P2 Tahun 2021.

Kepala BKAD Kabupaten Bantul, Trisna Manurung mengatakan pihaknya telah mencetak SPPT PBB P2 Tahun 2021 sebanyak 652.696 lembar.

Ratusan ribu lembar SPPT PBB P2 tersebut telah didistribusikan ke 75 kalurahan di kabupaten Bantul pada Jamuari hingga Februari 2021.

Ia menyebut ada lima kalurahan yang sudah melunasi pajak, yaitu Kalurahan Dlingo, Kalurahan Jatimulyo, Kalurahan Temuwuh, Kalurahan Mangunan, dan Kalurahan Terong. Keemparnya merupakan kalurahan di Kapanewon Terong. 

Baca juga: Gerakan Perekonomian Warga, Pemkab Bantul Siapkan Program Padat Karya di 163 Titik

"Kelima kalurahan tersebut mendapatkan sebuah sepeda motor. Selain itu, ada beberapa kalurahan dan 40 wajib pajak yang mendapat piagam penghargaan sebagai wajib pajak panutan pembayaran PBB P2 Tahun 2021,"katanya, Senin (29/03/2021).

Trisna mengungkapkan pemberian penghargaan kepada wajib pajak merupakan satu dari beberapa upayanya agar masyarakat semakin tertib membayar pajak.

Melalui pembayaran PBB, masyarakat dapat berkonstribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Daerah (PAD).

Selain memberikan penghargaan kepada wajib pajak, pihaknya juga bekerjasama dengan bank dan marketplace.

Tujuannya adalah mempermudah pembayaran PBB.

"Di setiap lembar SPPT PBB P2 ada QR code, sebagai kode unik untuk mempermudah pembayaran. Kami memberikan kemudahan-kemudahan, sehingga wajib pajak tidak perlu antri. Bisa melalui bank atau melalui market place,"ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Bantul Godok Perubahan SOTK Baru, Dinas Perikanan dan Kelautan Dihidupkan Kembali

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembayaran PBB secara simbolis oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Wakil Bupati Bantul, Joko B Purnomo, Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis, dan Kepala BKAD Bantul, Trisna Manurung melalui mobline banking BPD DIY.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengapresiasi wajib pajak yang telah melakukan pelunasan PBB P2 Tahun 2021.

Ia juga mengepresiasi upaya-upaya yang dilakukan BKAD Bantul untuk meningkatkan partisipasi wajib pajak.

"Adanya pembayaran melalui mobile banking ini sangat bagus, karena bisa mengurangi antrian. Wajib pajak tidak perlu repot, dan sangat dimudahkan,"ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved