Breaking News:

Yogyakarta

Pilih Mudik saat Lebaran, Sebagian Mahasiswa Tidak Ingin Bantah Permintaan Orang Tua

Sebagian mahasiswa di DIY ada yang memilih untuk mudik di masa lebaran untuk tetap menyambung silaturahmi dengan keluarga.

Tribunnews/Herudin
ILUSTRASI MUDIK : Suasana penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Indonesia telah memastikan larangan mudik selama 12 hari, mulai 6-17 Mei 2021.

Kebijakan ini, tidak mempengaruhi keputusan para mahasiswa di DI Yogyakarta untuk tetap kembali ke kampung halaman.

Sebagian mahasiswa di DIY ada yang memilih untuk mudik di masa lebaran untuk tetap menyambung silaturahmi dengan keluarga.

Seperti Hendri Rizaldi, misalnya.

Meski ada larangan pemerintah untuk tidak mudik, namun ia tetap membuat rencana agar bisa kembali ke rumah di Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Berharap Masyarakat Taat

“Rencananya memang saya mau mudik. Ini permintaan keluarga, khususnya kedua orang tua kan,” ungkapnya kepada Tribunjogja.com, Sabtu (27/3/2021).

Zaldi, begitu ia kerap disapa, merupakan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta (UPNVY).

Ia sudah berada di Yogyakarta sejak November 2020 untuk melanjutkan studi daring.

Orang tua Zaldi memintanya pulang ke Medan agar bisa berkumpul bersama merayakan hari raya besar agama Islam.

Halaman
1234
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved