Breaking News:

Empat Sekolah di Klaten Dapat Izin Laksanakan Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka

Empat sekolah di Kabupaten Klaten yakni, SMPN 2 Klaten, SMKN 3 Klaten, SMAN 3 Klaten dan MAN Karanganom bakal menggelar uji coba

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Sejumlah pelajar SMPN 2 Klaten melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah tersebut Jumat (9/10/2020) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Empat sekolah di Kabupaten Klaten yakni, SMPN 2 Klaten, SMKN 3 Klaten, SMAN 3 Klaten dan MAN Karanganom bakal menggelar uji coba sekolah tatap muka terbatas.

Menjelang dilakukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal melakukan vaksinasi COVID-19 kepada tenaga kependidikan di sekolah tersebut.

"Berdasarkan surat edaran (SE) gubernur yang diperbolehkan SMP sederajat, SMA,SMK dan MAN. Untuk SD menunggu setelah ujicoba ini," ujar Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Klaten, Ronny Roekmito, pada awak media di Pemkab Klaten, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Langgar Prokes, Sejumlah Pengendara Motor dan Mobil Terjaring Operasi Yustisi di Kulon Progo

Ia mengatakan, usia dari tenaga pendidik atau guru yang diperbolehkan mengajar pada ujicoba belajar tatap muka terbatas di sekolah tersebut haruslah pendidik yang berusia di bawah 50 tahun.

"Selain itu harus sudah divaksin COVID-19. Kita sudah siapkan itu melalui Dinas Kesehatan," ujarnya.

Adapun persyaratan lainnya bagi empat sekolah yang mendapat izin ujicoba belajar tatap muka yakni siswa-siswi yang belajar tatap muka di sekolah adalah siswa-siswi yang mendapat izin dari orang tua.

Terpisah, Wakil Kepala SMPN 2 Klaten, Tonang Juniarta mengatakan SMPN 2 Klaten ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai satu dari empat sekolah yang mendapat izin untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

"Kita ditunjuk propinsi untuk melaksanakan PTM. Direncanakan akan dimulai pada 5 April 2021," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Jogja, Rabu (24/3/2021).

Ia mengatakan, untuk teknis pelaksanaan PTM terbatas di sekolah tersebut akan dilakukan sesuai dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang sangat ketat.

"Semuanya nanti sesuai skenario dan mirip dengan ujicoba belajar tatap muka terbatas seperti tahun lalu yang pernah kita lakukan," jelasnya.

Baca juga: Kalah Lawan MU di Penyisihan Grup C Piala Menpora 2021, PSS Sleman Gelar Latihan dan Evaluasi

Menurut Tonang, nantinya setiap kelas hanya akan diisi oleh 10 siswa saja.

Selain itu, setiap harinya hanya ada 8 kelasa yang akan melakukan proses belajar tatap muka di sekolah.

"Untuk sarana dan prasarana kita sudah siap karena dulu kan juga telah pernah di ujicobakan," tandas dia. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved