Breaking News:

Kirim Surat ke Presiden Jokowi, Presiden BWF Sampaikan Permintaan Maaf, Begini Isinya

Presiden BWF Poul-Erik Hoyer menyampaikan permintaan maaf pada Presiden Joko Widodo terkait kasus dipaksanya tim Indonesia mundur dari all england

KOMPAS.com/Suci Rahayu
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Badminton World Federation (BWF) Poul-Erik Hoyer menyampaikan permintaan maaf pada Presiden Joko Widodo terkait kasus dipaksanya tim Bulu Tangkis Indonesia mundur dari turnamen All England 2021.

Permintaan maaf dari Presiden BWF tersebut disampaikan kepada Presiden Jokowi melalui surat.

Kejadian di All England 2021 nantinya akan menjadi masukan bagi BWF dalam menyelenggarakan turnamen-turnamen bulu tangkis selanjutnya.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat konferensi pers bertajuk Menyambut Kedatangan Tim All England, Senin (22/3/2021).

Amali mengatakan, dalam suratnya, Poul, mengungkapkan bisa memahami dan merasakan kekecewaan dan rasa frustasi seluruh Tim Nasional Bulu Tangkis Indonesia.

"Pandangan-pandangan yang mengkritisi BWF sudah mendapatkan respon. Pada intinya BWF merasakan apa yang dialami oleh Timnas Bulu Tangkis kita, perasaan sakit hati bahkan frustasi," ungkap Amali.

"Maka untuk kejadian yang membuat kita tidak nyaman itu, Presiden BWF menyampaikan permintaan maaf pada Presiden Jokowi, Pada Menteri Luar Negeri, pada kami (Kemenpora), pada PBSI dan seluruh stakeholder bulutangkis di Tanah Air," jelas dia.

Amali menuturkan, pihak BWF menjadikan masukan-masukan dari insiden yang terjadi di All England sebagai masukan agar dapat memperbaiki penyelenggaraan turnamen bulu tangkis selanjutnya.

"BWF menyadari dan menyampaikan bahwa memang sekarang situasi dalam kondisi pandemi Covid-19, maka kedepan perlu lebih mempersiapkan diri dan kejadian di All England ini menjadi pelajaran sangat berharga," terangnya.

Baca juga: Kecewanya Indonesia Mundur dari All England, Padahal Lakukan Persiapan Terbaik, Ini Curhatan Pemain

Baca juga: Ini Instruksi Presiden Jokowi Terkait Kontingen Indonesia yang Dipaksa Mundur dari All England 2021

Amali menyinggung dan mengapresiasi kekompakan pemerintah, stakeholder dan seluruh masyarakat yang kompak menyikapi permasalahan ini.

Menurutnya, kekompakan itu membuat masukan-masukan yang disampaikan oleh pemerintah segera mendapatkan respon dari pihak-pihak yang bersangkutan.

"Ini sebagai contoh kalau kita kompak, kita bersatu, pasti mendapatkan respon yang serius dari pihak yang kita tuju," pungkas dia.

Sebagai informasi skuad Merah Putih dipaksa mundur dalam turnamen All England karena berada dalam satu pesawat dengan orang yang positif Covid-19 saat penerbangan dari Istanbul menuju Birmingham, Inggris, pekan lalu.

Timnas Bulutangkis Indonesia diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari sampai 23 Maret 2021, oleh Otoritas Kesehatan Inggris (NHS). 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menpora Sebut Presiden BWF Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Presiden Jokowi

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved