Breaking News:

KPK Dalami Penyusunan Tahapan Lelang Kasus Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta

KPK mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap delapan saksi selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Stadion Mandala Krida Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap delapan saksi selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017.

Pemeriksaan itu dilakukan pada Jumat (19/3/2021) oleh penyidik KPK di gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta.

Proses verifikasi dan validasi barang bukti dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida tahun 2016-2017 telah dilewati, akan tetapi perjalanan upaya pengungkapan kasus itu pun masih alot.

Plr Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan pemeriksaan itu ditujukan terhadap delapan orang dari TPK Pembangunan Stasion Mandala Krida tersebut.

Baca juga: KPK Seret Pensiunan ASN Pemda DI Yogyakarta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida

Baca juga: Sekda DIY Dipanggil Penyidik KPK Sebagai Saksi Kasus Stadion Mandala Krida, Ini Tanggapan Sri Sultan

Delapan orang tersebut di antaranya, Adik Yusgnewanta sebagai ASN pemerintah DIY, Hery Kristiyanto, pihak Swasta CV Reka Kusuma Buana, Tri Hartati PNS Biro PIP2W Setda DIY, Drs Sri Purwanungsih, selaku ASN pemerintah DIY, Dita Wisnu ASN pemerintah DIY, Ahmad Edi Zuhaidi Direktur PT Eka Madra Santosa, dan  Suratna selaku Staf BPO Disdikpora DIY.

Akan tetapi, KPK tidak mencantumkan nama Ahmad Edi Zuhaidi dalam berita acara hasil pemeriksaan tersebut.

Belum diketahui secara pasti apakah Ahmad Edi Zuhaidi mangkir dalam pemanggilan KPK atau ada maksud lainnya.

"Jumat kemarin KPK telah selesai melakukan penyidikan terhadap beberapa saksi," kata Ali Fiktri kepada Tribunjogja.com, Minggu (21/3/2021).

Stadion Mandala Krida
Stadion Mandala Krida (TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo)

Dari hasil pemeriksaan tersebut, babak baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida pun dimulai oleh KPK.

Pasalnya, dari pengetahuan para saksi yang telah diperiksa pada Jumat (19/3/2021) kemarin, tim penyidik KPK akan mendalami di antaranya terkait penyusunan tahapan lelang, pengusulan anggaran, serta penunjukan para subkontraktor.

"Dan penentuan HPS untuk APBD 2016-20217. Saat ini para penyidik masih mendalami terkait hal itu," jelas Ali Fikri.

Perlu diketahui kasus dugaan korupsi tersebut sebelumnya telah diperiksa dan ditangani oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Baca juga: 6 Saksi Tak Hadir ke Gedung Merah Putih, KPK Sita Dokumen Pembangunan Stadion Mandala Krida

Baca juga: Pengusutan Dugaan Korupsi Mandala Krida Berlanjut, KPK Kembali Panggil Sekda DIY Sebagai Saksi

Dalam beberapa proses penyelidikan saat itu, terendus adanya persekongkolan horizontal antar perusahaan terkait proses lelang pembangunan stadion Mandala Krida.

Ali masih enggan berkomentar banyak apakah kasus yang sedang diusut tersebut bermasalah dalam penyusunan tahapan lelang serta penunjukan subkontraktor.

"Yang jelas penyidik KPK masih mendalami itu. Tunggu saja hasilnya, segera kami informasikan ke masyarakat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved