Everton Tak Mampu Menahan Man City Selama 90 Menit, Begini Komentar Ancelotti

manchester City dalam perjalanan mengejar empat trofi pada 2020-21 saat mereka melaju ke empat besar Piala FA,

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
PETER POWELL / POOL / AFP
Carlo Ancelotti 

Tribunjogja.com Inggris -- Manchester City dalam perjalanan mengejar empat trofi pada 2020-21 saat mereka melaju ke empat besar Piala FA, Minggu (21/4/2021).

Dan ujungnya Everton jadi korban selanjutnya dengan kekalahan 0-2 di kandang The Toffees.

Bos Everton Carlo Ancelotti tampak menerima kekalahan setelah melihat timnya kalah dari Manchester City.

Dia bahkan menyebut pemimpin Liga Premier itu sebagai "tim terbaik di dunia."

The Merseysiders berhasil menjaga City lebih dari 80 menit perempat final Piala di Goodison Park.

Tapi gol-gol akhir dari Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne membuat tim tamu menang 2-0 menjaga harapan mereka untuk melanjutkan lagi dan lagi.

Apa yang dia katakan?

"Kami nyaris berhasil dan melakukannya dengan baik semampu yang bisa kita lakukan,"ujarnya.

"Bertahan dengan baik dan setidaknya selama 80 menit, kami mengendalikan permainan," kata Ancelotti kepada BT Sport setelah peluit berakhir.

"Saya puas karena kami dikalahkan oleh tim terbaik di dunia mereka adalah yang terbaik.

Carlo Ancelotti mengaku berusaha membuat Manchester City tak nyaman menguasai bola.

Bukan rahasia lagi Manchester City selama ini berhasil dengan menguasai bola dengan nyaman ditiap kemenangan.

Dan Everton berhasil memainkan sesuai dengan rencana mereka.

"Itu adalah pengalaman yang bagus bagi kami dan tidak ada penyesalan.

Gelandang Manchester City  Fernandinho
Gelandang Manchester City Fernandinho (PAUL ELLIS / POOL / AFP)

Baca juga: Apa Kata Pep Guardiola Setelah Man City Menang 34 Kali, Kalah 2 kali dan 3 Kali Seri

"imbuh Carlo Ancelotti .

Pasukan Pep Guardiola sudah membukukan tiket ke perempat final babak delapan besar Liga Champions dengan kemenangan atas Borussia Monchengladbach.

Mereka akan berhadapan dengan klub Bundesliga lainnya menunggu di perempat final yaitu Borussia Dortmund.

Belum selesai, pada April, mereka akan menghadapi Tottenham di final Piala Carabao dengan tujuan merebut gelar untuk tahun keempat berturut-turut.

Berbeda dengan Manchester City, Manchester United belum stabil di berbagai kompetisi.

Mereka masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di stok pemain yang ada, khususnya lini depan.

Kabar terakhir adalah soal Edinson Cavani ,

Edinson Cavani menandatangani kontrak satu musim bersama Manchester United (MU). Kini kelanjutan karirnya bersama Manchester United diragukan, dilansir Tribunjogja.com dari Goal Internasional.

Oleh Gunnar Solskjaer sudah mengkonfirmasi sudah melakukan pembicaraan dengan Edinson Cavani mengenai perpanjangan kontraknya di Manchester United.

Penyerang Uruguay itu memberikan kesan positif di Old Trafford sejak pindah ke klub tersebut tahun lalu setelah dibebaskan dari Paris Saint-Germain.

Ada opsi dalam kontraknya untuk diperpanjang hingga 12 bulan lagi jika kedua belah pihak setuju, dan Solskjaer mengatakan pembicaraan terus berlanjut.

Apa yang telah dikatakan?

Kami berbicara dengan Eddy, kata Solskjaer.

Edinson adalah striker top dan apa pun yang dia putuskan akan segera diketahui,

Ole dan Cavani berdialog dengan baik.

“Kami menginginkan skuad yang kompetitif dan kami membutuhkan seseorang di sana untuk mencetak gol.

"Jadi terus mengevaluasi,"

Artinya masa depan Cavani di klub masih berada di awan-awan alias belum jelas di Old Trafford.

Meski pun dia pernah buka suara dirinya senang bekerja dengan pemain depan muda di United.

Namun ada momen juga pemain berusia 34 tahun itu membuat 'kekacauan' ketika dia mengincar kepindahan ke Boca Juniors.

Terungkap bahwa Cavani telah berdialog dengan Juan Roman Riquelme, yang memegang peran wakil presiden kedua di Boca.

Cavani tidak banyak bicara mengenai masa depannya dan dia saat ini sedang melatih kebugarannya setelah empat pertandingan absen karena cedera otot.

Manchester United akhir pekan ini dijadwalkan menghadapi Leicester City di perempat final Piala FA pada hari Minggu waktu setempat.

MU butuh Striker

Meski sudah berumur untuk pemain bola,

Cavani adalah salah satu finishers mematikan dalam permainan walaupun dia sedang mendekati akhir karirnya

Marcus Rashford, Anthony Martial dan Mason Greenwood adalah talenta menyerang yang cemerlang namun tak masuk daftar nomor sembilan konvensional.

Jika nanti Cavani bertahan, maka dia hanya akan menjadi rencana jangka pendek untuk kebutuhan Solskjaer selama beberapa musim sebelum menemukan yang dibutuhkan.

Ada nama Erling Haaland akan menjadi kandidat yang jelas, tetapi ketika Borussia Dortmund jelas tak menjual murah dan banyak klub yang menginginkan jasanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved