Breaking News:

Bisnis

Terkait Adanya Kasus Kredit Fiktif di Bank Jogja, OJK Sebut Sudah Ditangani Kejaksaan Tinggi

OJK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan kasus kredit fiktif yang menimpa PD BPR Bank Jogja ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DI  Yogyakarta.

dok.istimewa
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan  Kasus kredit fiktif yang menimpa PD BPR Bank Jogja ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DI  Yogyakarta.

Ketua OJK DIY, Parjiman mengatakan, pihaknya sudah melakukan audit terhadap PD BPR  Bank Jogja dan sedang dilakukan penyidikan oleh Kejati DI Yogyakarta.

"Kami sudah dimintai keterangan terkait hal tersebut. Sekarang, sudah ditangani penegak hukum," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Sabtu (20/03/2021).

OJK DIY sendiri, tetap melakukan pengawasan hingga kasusnya terselesaikan.

"Kami tetap mengawal kasus ini sesuai dengan tugas pengawasan. Setahu saya, ini menjadi kasus pertama terkait kredit fiktif di sini (DIY)," ujarnya.

Baca juga: Bank Jogja Tersandung Kasus Dugaan Kredit Fiktif Rp 27,4 Miliar ke Transvision , Begini Rinciannya

Terkait hal tersebut, OJK DIY  menilai pihaknya sudah menjalankan pengawasan terhadap industri jasa keuangan.

Di antaranya,  untuk mengambil langkah dengan meminta perbankan membuat kebijakan aturan kredit yang menerapkan prinsip kehati-hatian.

Selain itu, managemen risiko juga harus diperhitungkan agar tidak ada cela terjadinya kejahatan perbankan .

Sementara itu,  saat ditanya terkait status PD BPR Bank Jogja.

Pihaknya masih menunggu hasil penyidikan dari lembaga berwenang.

"Untuk sekarang belum bisa menyimpulkan. Kalaupun nanti terbukti ada fraud dan mempengaruhi kualitas kredit, kami akan meminta untuk membentuk cadangan keuangan terlebih dulu," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved