Breaking News:

Yogyakarta

KPK Seret Pensiunan ASN Pemda DI Yogyakarta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida

KPK kembali memanggil delapan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 pada Jumat (19/3/2021).

net
Logo KPK 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyidikan kasus dugaan korupsi Stadion Mandala Krida terus berlanjut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil delapan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 pada Jumat (19/3/2021).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan hari ini dilakukan di gedung Merah Putih KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta.

Pemeriksaan dilakukan untuk menindak lanjuti penyitaan berkas dari mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kadarmanta Baskara Aji saat diperiksa KPK Selasa (16/3/2021) lalu.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan TPK pembangunan Stadion Mandala Krida di gedung KPK," katanya, melalui keterangan resmi kepada Tribunjogja.com.

Baca juga: Sekda DIY Dipanggil Penyidik KPK Sebagai Saksi Kasus Stadion Mandala Krida, Ini Tanggapan Sri Sultan

Ali menambahkan, total saksi yang dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada hari ini sebanyak delapan orang.

Delapan orang tersebut di antaranya, Adik Yusgnewanta sebagai ASN pemerintah DIY, Hery Kristiyanto, pihak Swasta CV Reka Kusuma Buana, Tri Hartati PNS Biro PIP2W Setda DIY, Drs Sri Purwanungsih, selaku ASN pemerintah DIY, Dita Wisnu ASN pemerintah DIY, Ahmad Edi Zuhaidi Direktur PT Eka Madra Santosa, dan  Suratna selaku Staf BPO Disdikpora DIY.

Pemanggilan saksi oleh KPK hari ini juga melibatkan seorang pensiunan ASN di pemerintah DIY berinisial RP.

Belum diketahui kapasitas RP dalam pemanggilan KPK hari ini, namun namanya terseret KPK bersama beberapa ASN di pemerintah DIY lainnya.

Baca juga: 6 Saksi Tak Hadir ke Gedung Merah Putih, KPK Sita Dokumen Pembangunan Stadion Mandala Krida

Ditanya proses pemeriksaan terhadap enam saksi yang tidak hadir pada pemanggilan pada hari Selasa kemarin, Ali belum bersedia menjelaskan.

"Tunggu hasil pemeriksaan saja, nanti kami infokan kembali," jelas Ali Fikri.

Pada pemeriksaan KPK sebelumnya, nama Ahmad Edi Zuhaidi pernah menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida tersebut.

Sementara tujuh orang lainnya diperkirakan merupakan nama baru dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus tersebut.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved