Breaking News:

Serie A

INTER MILAN: Pengakuan Eriksen tentang Conte, Peran Baru Tekel Lawan & Kesabaran Interisti

Christian Eriksen mengatakan 'Scudetto' adalah kata dalam bahasa Italia pertama yang dia pelajari di Inter Milan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Sempreinter
Christian Eriksen dan Antonio Conte 

TRIBUNJOGJA.COM - Christian Eriksen mengatakan 'Scudetto' adalah kata dalam bahasa Italia pertama yang dia pelajari di Inter Milan.

Pemain asal Denmark tersebut juga mengungkapkan bahwa antara dia dan pelatih Antonio Conte kini telah telah terjalin saling pengertian yang terus meningkat.

Eks gelandang Tottenham Hotspur itu mengalami awal yang sulit di Milan tetapi secara bertahap beradaptasi di Nerazzurri dan mengatakan bahasa Italia-nya semakin baik.

"Saya akan lebih baik lagi dengan bahasa Italia saya," kata Eriksen kepada DAZN, dikutip Tribun Jogja dari SempreInter. “Tidak terlalu, tapi cukup bagus.

"’Scudetto’ adalah satu kata pertama yang saya pelajari, tetapi kami hanya dapat memimpikannya sampai kami memenangkannya."

Mantan bintang Ajax Amsterdam itu mengatakan dia kini mengerti pelatih Antonio Conte lebih baik setelah lebih dari setahun di Pinetina dan berbicara tentang perubahan posisinya di lapangan.

Para pemain Inter Milan merayakan kemenangan setelah Christian Eriksen (tengah) mencetak gol tendangan bebas pada pertandingan sepak bola perempat final Piala Italia antara Inter Milan dan AC Milan pada 26 Januari 2021 di stadion Meazza di Milan.
Para pemain Inter Milan merayakan kemenangan setelah Christian Eriksen (tengah) mencetak gol tendangan bebas pada pertandingan sepak bola perempat final Piala Italia antara Inter Milan dan AC Milan pada 26 Januari 2021 di stadion Meazza di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

“Saya tidak tahu apakah itu Eriksen baru atau yang lama yang bermain lebih lama,” katanya.

“Dalam sistem saat ini saya bermain sedikit lebih dalam, jadi saya lebih terlibat dalam situasi defensif.

Artinya, dia tidak hanya harus memiliki visi menyerang yang sangat baik, tetapi juga harus menjadi pemain yang memiliki kemampuan bertahan.

“Saya harus siap untuk melakukan tekel atau mendapatkan bola kembali. Jelas, saya biasanya bermain lebih maju dan saya harus beradaptasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved