Breaking News:

Korea Utara Kecam Industri K-pop Korea Selatan, Kim Jong-un: Seperti Budak!

Beberapa orang berspekulasi bahwa langkah tersebut adalah hasil dari upaya Kim Jong-un untuk menekan konsumsi media asing oleh rakyatnya.

Penulis: Sigit Widya
Editor: Sigit Widya
Net
Sederet idola K-Pop. 

TRIBUNJOGJA.COM – Situs propaganda Korea Utara (Korut) meluncurkan retorika tertulis yang menuduh industri K-pop Korea Selatan (Korsel) melakukan "eksploitasi seperti budak".

Situs tersebut menyebut, Korsel memperlakukan secara buruk kelompok-kelompok yang sangat sukses seperti BTS dan BLACKPINK.

Situs Arirang Meari, yang secara aktif menerbitkan konten yang mempromosikan Korut, merilis sebuah artikel pada 13 Maret 2021.

Mereka mengecam negara tetangga karena mendukung industri yang menganiaya dan mengeksploitasi artis.

Artikel itu menuduh bahwa artis K-pop dipaksa menandatangani kontrak pada usia muda.

Kemudian, mereka diperlakukan sebagai budak oleh bos konglomerat industri hiburan yang jahat dan korup.

Baca juga: Inilah 7 Idol K-Pop yang Bakal Comenack Bulan Maret 2021, Mulai Super Junior Hingga iKON

Baca juga: 5 Berita Terpopuler di Industri K-Pop tahun 2020, Debut Aespa Hingga BTS Masuk Grammy

Setelah menyebut para trainee kehilangan tubuh, hati, dan jiwa, artikel di Arirang Meari juga menuduh label rekaman K-pop menyedot sebagian besar pendapatan dari penyanyi.

Dikutip Tribunjogja dari Mashable, Kamis (18/3/2021), industri K-pop melakukannya dengan  alasan menggunakan uang untuk melatih para artis.

Meskipun perjalanan untuk menjadi artis K-pop sangat keras dan tak kenal ampun, artikel di Arirang Meari tidak memberikan bukti substansial untuk mendukung klaimnya.

Artikel di Arirang Meari hanya berisi sekumpulan paragraf dengan referensi laporan dari saluran media lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved