Breaking News:

Antisipasi Bencana Radiasi Nuklir, 50 Anggota BPBD DIY Lakukan Simulasi

Guna menambah pengetahuan penggunaan peralatan penanganan kejadian bencana kimia, biologi, dan radioaktif (KBR) Badan Penanggulangan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Simulasi penyelamatan korban bencana radiasi, Kamis (18/3/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guna menambah pengetahuan penggunaan peralatan penanganan kejadian bencana kimia, biologi, dan radioaktif (KBR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan simulasi bencana KBR.

Simulasi tersebit melibatkan pihak KBR Brimob Polda DIY, Basarnas, serta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Sedikitnya ada 50 peserta dari anggota TRC BPBD DIY, dan dari instansi lainnya yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Keteknikan Batan Gede Sutrisna Wijaya mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menyiapkan tim yang solid terutama masalah kedaruratan bencana KBR.

Baca juga: Tarif Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Kereta Api Naik Mulai 20 Maret 2021 

Menurutnya, ada atau tidak adanya bencana KBR pelatihan semacam ini penting dilakukan.

Pasalnya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dalam penanganan bencana non-alam ini masih minim.

"Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan tim yang solid. Masalah kedaruratan itu kan perlu diberikan pelatihan," katanya, kepada wartawan, Kamis (18/3/2021)

Sementara itu, pentingnya kegiatan tersebut menurut Gede Sutrisna, di Batan terdapat instalasi yang kaitannya dengan nuklir.

Artinya, jika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diingankan, para SDM yang telah dilatih pada hari ini dapat diberdayakan.

"Meski pun kami tidak mengharap adanya bencana, bagi teman-teman yang mengikuti pelatihan ini bisa menambah SDM dalam hal penanganan kedaruratan," terang Gede Sutrisna.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved