Breaking News:

Jawa

21.150 Dosis Vaksin Sinovac Kembali Didistribusikan Dinkes Klaten ke Seluruh Faskes

Dinkes Klaten telah mendistribusikan 21.150 dosis vaksin Sinovac kepada 53 Faskesmas yang ada di daerah tersebut.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Klaten, Anggit Budiarto saat ditemui di kantornya, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten telah mendistribusikan 21.150 dosis vaksin Sinovac kepada 53 fasilitas kesehatan masyarakat (Faskesmas) yang ada di daerah tersebut.

Puluhan ribu dosis vaksin COVID-19 itu didistribusikan guna menjamin ketersediaan vaksin dalam melaksanakan program vaksinasi di Kabupaten Bersinar.

"Sekarang kita dropping atau yang sudah kita distribusikan lagi sebanyak 2.150 vial, jumlah itu kita asumsikan sebanyak 21.150 dosis vaksin," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Klaten, Anggit Budiarto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengambil lagi vaksin COVID-19 ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Baca juga: Masyarakat Klaten Telah Mendapatkan Suntikan Vaksin COVID-19

Namun untuk jumlahnya berapa, Anggit belum bisa memastikan karena semua tergantung ketersediaan dosis vaksin dari pihak provinsi.

"Di sana vaksinnya juga terbatas. Memang diumumkan alokasinya berapa tapi kita juga belum tahu ini, pastinya ambil berapa lagi," ulasnya.

Disinggung terkait target vaksin di Klaten, Anggit mengatakan jika pihaknya saat ini fokus melaksanakan vaksin kepada berbagai elemen pelayan publik dan masyarakat yang mendapat prioritas.

Selain Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga ksehatan (Nakes), jajaran TNI dan Polri, saat ini juga sedang dilakukan vaksin kepada guru sekolah, kepala desa hingga lansia.

Baca juga: Pegawai Pengadilan Agama Klaten Terpapar COVID-19, Dinas Kesehatan Lakukan Koordinasi

Ia pun mengimbau masyarakat yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama maupun dosis kedua untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di manapun berada.

Diakui pria yang juga menjabat sebagai tim teknis Satgas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Klaten itu, protokol kesehatan COVID-19 merupakan hal yang wajib untuk selalu diterapkan.

"Prokes COVID-19 itu nomor satu. Terlepas dari sudah vaksin atau belum vaksin, yang namanya protokil itu tetap penting. Bukan berarti setelah vaksin kita tidak bisa tertular. Hukumnya wajib menerapkan protokol kesehatan," tegasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved