Breaking News:

6 Saksi Tak Hadir ke Gedung Merah Putih, KPK Sita Dokumen Pembangunan Stadion Mandala Krida

Selasa kemarin tim penyidik KPK telah memanggil 7 saksi untuk didalami keterlibatannya dalam proses pembangunan Stadion Mandala Krida 2016-2017.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
KPK
KPK 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa dokumen yang dibawa oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji saat menghadiri pemanggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut disita oleh tim penyidik, Selasa (16/3/2021) kemarin.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, Selasa kemarin tim penyidik KPK telah memanggil tujuh saksi untuk didalami keterlibatannya dalam proses pembangunan Stadion Mandala Krida, tahun anggaran 2016-2017 pemerintah DIY.

Beberapa saksi itu di antaranya Bima Setyawan, selaku Komisaris PT. BIMAPATRIA PRADANARAYA, Eka Yulianta, Kepala Studio PT Arsigraphi, Erwin Alexander seorang wiraswasta dari CV SUKSES MANDIRI TEKNIK, Hendrik Gosal, selaku Direktur Utama PT CIPTA BAJA TRIMATRA, Kadarmanta Baskara Aji, selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Swen Spengler, selaku Tenaga Ahli PT. WERDER INDONESIA dan PT. EKA MADRA SENTOSA (EMSA), dan Shaktyawan Yudha Prasmanto Ardhi, selaku karyawan PT. Arsigraphi.

Baca juga: Pengusutan Dugaan Korupsi Mandala Krida Berlanjut, KPK Kembali Panggil Sekda DIY Sebagai Saksi

Ali mengatakan, dari tujuh orang saksi yanh dipanggil kemarin, lima saksi tidak memenuhi panggilan dan meminta dilakukan penjadwalan ulang pemeriksaan.

Kelimanya yaitu 
1. Bima Setyawan (Komisaris PT. BIMAPATRIA PRADANARAYA)
2. Eka Yulianta (Kepala Studio PT Arsigraphi) 
3. Hendrik Gosal (DIREKTUR UTAMA PT CIPTA BAJA TRIMATRA) 
4. Shaktyawan Yudha Prasmanto Ardhi (karyawan PT. Arsigraphi) 
5. Swen Spengler (Tenaga Ahli PT. WERDER INDONESIA dan PT. EKA MADRA SENTOSA (EMSA)

"Lima saksi ini tidak hadir dan minta dijadwalkan ulang pemeriksaan," kata Ali Fikri Kepada Tribunjogja.com, Rabu (17/3/2021).

Sementara untuk satu saksi lagi bernama Erwin Alexander menurut pengakuan Ali Fikri tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi kepada penyidik KPK.

"Jadi dia tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi. Kami mengimbau untuk koorperatif hadir dan memenuhi panggilan patut, kami akan kirimkan surat," ujarnya.

Baca juga: KPK Kembali Panggil Sekda DIY ke Gedung Merah Putih untuk Usut Dugaan Korupsi Mandala Krida

Sedangkan pemeriksaan terhadap Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Ali menjelaskan jika penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap pria yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY itu.

Aji sapaan akrabnya itu didalami pengetahuannya terkait beberapa dokumen yang kaitannya dengan perkara dugaan penyalahgunaan anggaran proyek pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017.

"Kami dalami pengetahuannya terkait beberapa dokumen yang kaitannya dengan perkara, sekaligus dilakukan penyitaan atas berbagai dokumen yang dimaksud," jelas Ali Fikri.

Ia belum membeberkan berapa dokumen yang disita oleh KPK, termasuk spesifik dokumen yang dimaksud seperti apa.

Hingga berita ini diturunkan, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat dihubungi Tribunjogja.com belum bisa memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan oleh KPK kemarin.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved