Breaking News:

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kota Magelang Gelar Pelatihan Kerja

Untuk peserta kompetensi, mereka akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

dok.istimewa
Wali Kota Magelang, dr. H. Muchammad Nur Aziz, saat memberikan motivasi kepada para peserta program pelatihan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang menggelar program pelatihan kerja guna mengurangi jumlah pengangguran di wilayah setempat.

Para peserta mengikuti program pelatihan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Selasa (16/3/2021).

Kepala Disnaker Kota Magelang, Gunadi Wirawan, mengatakan pelatihan ini dibagi dua kategori yakni kompetensi dan kewirausahaan.

Ada empat pelatihan yakni tata boga, kecantikan, servis sepeda motor/mekanik dan menjahit.

Jumlah peserta sebanyak 64 orang, meliputi 44 orang dari Kota Magelang dan sisanya dari luar kota.

"Pelatihan ini dibiayai APBN, untuk kompetensi masa kerja 30-40 kerja sedangkan kewirausahaan 15 hari. Selama pelatihan mereka mendapat fasilitas seperti kudapan, makan siang, baju kerja dan uang transport masing-masing Rp25.000," papar Gunadi.

Gelombang berikutnya, lanjut Gunadi, akan dibuka program pelatihan marketing online, servis HP dan salon spa.

Untuk peserta kompetensi, mereka akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Gunadi menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk menekan angka pengangguran di Kota Magelang.

Ia menyebut, tahun 2020, rasio mengangguran sebanyak 8,59 persen atau sekitar 6.000-7.000 orang.

Sedangkan tahun 2019, sebanyak 4,4 persen atau sekitar 2.500 orang.

Sementara, Wali Kota Magelang dr H Muchammad Nur Aziz, berharap para peserta tidak sekadar mendapatkan ilmu atau pelajaran di pelatihan ini, akan tetapi mampu mengoptimalkan kemampuan diri sesuai kompetensi masing-masing.

"Saya berharap kalian tidak hanya dapat ilmu yang jadi pelajaran, tapi kalian punya modal tangan, kaki, mata dan otak. Kalau ingin dihargai jadilah orang yang berhasil. Orang berhasil pasti tekun. Kalau gagal, usaha, ulangi lagi, atau pindah usaha. Kalau pantang menyerah pasti berhasil," ungkap dr. Aziz. (*)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved