Breaking News:

Vaksin Covid

Hanya 1 Kali Suntikan Saja, Vaksin Covid-19 Buatan Johnson & Johnson Sudah Mendapat Izin WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyetujui penggunaan vaksin Janssen untuk menangkal virus corona. Vaksin yang bernama Ad26.COV2.S

Reuters
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyetujui penggunaan vaksin Janssen untuk menangkal virus corona.

Vaksin yang bernama Ad26.COV2.S itu dikembangkan oleh perusahaan Johnson & Johnson.

Keputusan untuk menyetujui penggunaan vaksin buatan Janssen itu datang dari Agensi Obat-obatan Eropa (EMA) yang diumumkan Jumat (12/3/2021).

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, ini merupakan kabar gembira.

Sebab, vaksin itu bisa digunakan untuk saat darurat di semua negara dan sudah tersedia di COVAX, fasilitas vaksinasi dari WHO untuk menanggulangi pandemi.

Baca juga: Hasil Uji Klinis Akhir Vaksin Novavax: Efikasi hingga 96% dan Diklaim Mampu Lawan Varian Baru Corona

Ilustrasi
Ilustrasi (Reuters)

“Setiap langkah baru, aman dan efektif melawan Covid-19 adalah cara untuk mengontrol pandemi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Jogja, Sabtu (13/3/2021).

Dr Tedros memastikan vaksin-vaksin tidak dibolehkan untuk diperjualbelikan kecuali itu sudah tersedia untuk semua orang di seluruh dunia.

“Saya mendesak pemerintah dan perusahaan untuk memenuhi komitmen mereka,” tambah Dr Tedros.

WHO juga meminta perusahaan dan pemerintah menggunakan semua solusi yang dimiliki untuk meningkatkan produksi.

Baca juga: Pakar Imunologi UGM Bagikan Tips Sebelum Vaksinasi Covid-19, Jangan Minum Obat Anti-alergi

Dengan begitu, alat ini benar-benar menjadi barang publik global, tersedia dan terjangkau untuk semua, dan solusi bersama untuk krisis global.

Halaman
123
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved