Kisah Pilu Huriyah Afiat, Bayi di Semin Gunungkidul yang Didiagnosis Alami Holoprosenchephaly

Bayi mungil ini didiagonis oleh dokter mengalami kelainan di bagian kepalanya yang disebut Holoprosenchephaly (HPE).

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
istimewa
Huriyah Afiat, bayi berumur 7 bulan asal Kapanewon Semin, Gunungkidul. Ia didiagnosa menderita Holoprosenchephaly (HPE). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL -  Huriyah Afiat, bayi yang kini berusia tujuh bulan di Semin, Gunungkidul, tak seberuntung bayi-bayi lain pada umumnya.

Bayi mungil ini didiagonis oleh dokter mengalami kelainan di bagian kepalanya yang disebut Holoprosenchephaly (HPE).

Masa tumbuh kembang Huriyah Afiat, bayi asal Pedukuhan Pucung, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul inipun tak sesempurna bayi sehat lainnya.

Sejak lahir, ia disebut mengalami gangguan di kepalanya.

Bayi malang ini merupakan buah hati dari pasangan Nur Rahmad dan Lilis Meliliana.

"Menurut dokter, ada kelainan di bagian otaknya," tutur pria berumur 38 tahun dihubungi wartawan belum lama ini.

Baca juga: Kisah Guru Pendidikan Agama Honorer, Mengabdi 16 Tahun Tapi Tak Berkesempatan Pengangkatan PPPK 2021

Baca juga: Kisah Pilu Alfian, Siswa SMK di Klaten yang Harus Kehilangan Kedua Tangan Saat Jalani PKL

Informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, HPE merupakan kondisi di mana bagian depan otak manusia tidak berkembang sebagaimana mestinya.

Hal tersebut akhirnya berpengaruh pada bentuk kepala.

Menurut Nur, kejanggalan sudah terlihat saat Huriyah masih di dalam kandungan.

Dokter saat itu mendiagnosa janin mengalami microchephaly, alias ukuran otak yang tak berkembang.

Ia baru mengetahui kabar tersebut ketika ditelepon istrinya.

Saat itu, pria asli Gunungkidul ini tengah bekerja di luar daerah.

"Sejak dikabari itu, saya memutuskan pulang dari perantauan," ujar Nur.

Huriyah dilahirkan secara caesar, namun setelahnya sempat dirawat selama sebulan di RSUD Wonosari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved