Breaking News:

Bisnis

PHRI DI Yogyakarta Imbau Pelaku Usaha Harus Patuhi Aturan PSTKM

Pemda DIY masih menemukan tempat usaha seperti kafe maupun tempat makan yang melanggar peraturan PSTKM.

Tribunjogja/ Santo Ari
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menemukan tempat usaha seperti kafe maupun tempat makan yang melanggar peraturan PSTKM.

Menanggapi hal tersebut, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau agar pelaku usaha tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Ketua PHRI DIY , Deddy Pranowo Eryono mengatakan, setiap anggotanya sudah dibekali sosialisasi PSTKM supaya tidak terjadi pelanggaran.

"Kalau memang ada yang melanggar. Ya, ditindak saja sesuai aturannya. Jangan sampai PSTKM menjadi sia-sia," tuturnya.

Baca juga: PHRI DI Yogyakarta Harapkan Adanya Stimulus Kelanjutan dari Pemerintah untuk Bertahan

Sampai saat ini, lanjut Deddy, dari 400 anggota PHRI DIY belum ada  yang dilaporkan melanggar aturan PSTKM.

Jika, kedapatan tentu pihaknya akan memberikan teguran kepada anggotanya tersebut.

"Sampai saat ini,belum ada yang melanggar. Semua masih sesuai dengan jalurnya,"ungkapnya.

Sementara itu, terkait diperpanjangnya kembali PSTKM

Pihaknya berharap kebijakan tersebut, bisa menurunkan angka penularan COVID-19.

"Ya, tentunya dengan diperpanjangnya lagi PSTKM. Kami harapkan pandemi bisa segera membaik diikuti pulihnya sektor horeka,"pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved