Breaking News:

Yogyakarta

Masih Ditemui PKL Langgar PSTKM, APKLI DI Yogyakarta Sebut Sudah Beri Peringatan

Pelanggaran yang sering dilakukan pedagang terkait aturan jam operasional. Karena, masih banyak pedagang yang mengeluhkan hal tersebut.

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebut sudah melakukan koordinasi dan peringatan kepada anggotanya untuk mematuhi peraturan PSTKM.

Ketua DPW APKLI  DIY, Mohlas Madani menuturkan, koordinasi dan peringatan agar tak melanggar peraturan PSTKM dilakukan secara per wilayah.

"Kami sudah berikan peringatan beserta imbauan agar tak terjadi pelanggaran PSTKM melalui perwakilan asosiasi di tiap wilayah DI Yogyakarta. Di sana, juga sudah disampaikan sosialisasi terkait pembatasan ini," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (12/03/2021).

Baca juga: Sebanyak 4.500 Tempat Usaha di DI Yogyakarta Langgar Aturan PPKM

Pihaknya pun, tak menampik walaupun sudah ada imbauan masih ditemui PKL yang melanggar PSTKM.

Terutama pedagang yang tidak berada di bawah keanggotaan asosiasi.

"Memang yang sulit menertibkan pedagang yang bukan merupakan bagian anggota kami karena posisinya serba salah. Sedangkan, jika di bawah keanggotaan lebih mudah untuk memantaunya," terangnya.

Ia menambahkan, pelanggaran yang sering dilakukan pedagang terkait aturan jam operasional.

Karena, masih banyak pedagang yang mengeluhkan hal tersebut.

Baca juga: Sebanyak 4.500 Tempat Usaha Terima Sanksi Selama PPKM, Ini Tanggapan DPRD DIY

"Banyak PKL yang berharap agar adanya perpanjangan waktu lagi hingga pukul 23.00 WIB dengan sistem tidak boleh makan di tempat pada penambahan jam tersebut.  Tentu, akan lebih efektif disertai dengan jalannya protokol kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, terkait pelanggaran yang dilakukan PKL.

Pihaknya tetap meminta agar Satpol PP bisa menindaknya sesuai aturan.

Karena, bagaimana pun sosialisasi dan imbauan kerap kali dilakukan.

"Tentu kami sangat sportif sekali dengan kebijakan PSTKM. Apabila ada yang melanggar kami persilahkan melakukan tindakan sesuai aturannya. Karena, ini juga untuk kepentingan bersama," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved