Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang Alokasikan 800 Dosis Vaksin ke Pedagang Pasar

Pedagang pasar akan mendapat penyuntikan vaksinasi dosis pertama pada Sabtu pekan lalu dan Senin pekan ini. 

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Sejumlah pedagang pasar di Kota Magelang disuntik vaksin dosis pertama pada Senin (8/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mengalokasikan sedikitnya 800 dosis vaksin kepada para pedagang pasar.

Mereka akan mendapat penyuntikan vaksinasi dosis pertama pada Sabtu pekan lalu dan Senin pekan ini. 

Kepala Disperindag Kota Magelang, Catur Fajar Budi Sumarmo mengatakan, pedagang yang divaksin tersebar di lima pasar meliputi Pasar Rejowinangun, Sidomukti, Cacaban, Gotong Royong dan Kebonpolo. 

"Dinkes Kota Magelang mengalokasikan 800 dosis vaksin," ujarnya Senin (8/3/2021). 

Rinciannya, 200 untuk Pasar Rejowinangun, sedang lima pasar lainnya masing-masing 150 dosis vaksin dan telah dilakukan penyuntikan pada Sabtu lalu.

Baca juga: Zonasi Penularan Covid-19 di Kabupaten Magelang Menuju Zona Kuning

Sementara para pedagang di dua pasar lainnya yaitu Pasar Kebonpolo dan Pasar Gotong Royong akan divaksin pada Senin (8/3/2021) ini. 

Catur menuturkan, awalnya vaksin COVID-19 diprioritaskan untuk pedagang ber-KTP Kota Magelang.

Namun seperti di Pasar Cacaban jumlah pedagang asal Kota Magelang hanya 43 orang, sedang dosis yang disediakan 150.

Karena sisa, maka pedagang asal luar kota di pasar itu juga ikut disuntik.

Selain untuk pedagang di pasar tradisional, vaksin juga diperuntukkan untuk pedagang di pusat kuliner, termasuk di toko modern.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Yis Romadon menuturkan, untuk penyuntikan vaksin di Kota Magelang melibatkan instansi lainnya, diantaranya Klinik Kesdam IV/Diponegoro, Klinik Sano Grasio, Klinik Indonesia, RS Gladiol, dan sebagainya.

Baca juga: Layani Warga Secara Terpadu dan Berbasis TI, Wali Kota Magelang Tanda Tangani Penyelenggaraan MPP

Sementara, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz meminta masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan, yang meliputi 5 M meski telah mendapat vaksin.

"Dengan vaksinasi ini, diharapkan pandemi COVID-19 di Kota Magelang bisa semakin diturunkan, bahkan bisa hilang. Namun (masyarakat) jangan meninggalkan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilisasi," tutur Aziz.

Melalui vaksinasi ini pula, pihaknya berharap seluruh wilayah di Kota Magelang menjadi zona hijau alias bebas virus corona.

"Vaksinasi memang akan mempercepat proses penekanan pandemi covid ini. Makanya diharapkan nantinya zona hijau untuk semua kelurahan bisa dicapai. Doakan mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang kena COVID-19," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved