Breaking News:

Jajaran Polres Magelang Kota Tangkap Dua Pengguna dan Pengedar Sabu

Jajaran Polres Magelang Kota Menangkap RD alias Gaga (29) dan ASP alias Kebo (23) karena terbukti melakukan tindak pidana

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Yosef Leon Pinsker
Polisi menunjukkan barang bukti tersangka pengguna dan pengedar sabu di Mapolres Magelang Kota. 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Jajaran Polres Magelang Kota Menangkap RD alias Gaga (29) dan ASP alias Kebo (23) karena terbukti melakukan tindak pidana narkoba jenis sabu.

Selain mengeluarkan, keduanya juga terbukti sebagai pengguna dari hasil tes urine yang dilakukan petugas.

Plt Kapolres Magelang Kota AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengatakan, keduanya ditangkap akibat adanya laporan dari masyarakat.

Setelah dilakukan pemeriksaan petugas mendapati 24 narkotika jenis sabu siap edar seberat 6,37 gram.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kulon Progo: Tambah 34 Kasus Baru Dilaporkan Hari Ini

"Kami melakukan penggerebekan pada 13 Januari lalu. Saat dilakukan penggrebekan tim berhasil mengamankan dua tersangka dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu unit handphone, narkotika jenis sabu disebuah rak berjumlah 24 paket serta 48 butir pil Alprazolam. Kami juga mengamankan uang
sebesar Rp 7.040.000," ujarnya.

Uang tersebut merupakan hasil penjualan sabu oleh para tersangka.

Selain itu, polisi juga menyita alat isap sabu dan setelah dilakukan pemeriksaan urine para tersangka dinyatakan positif sebagai pengguna.

"Saat ini kami masih melakukan pengembangan dan masih melacak mereka mendapatkan barang itu dari mana," kata Fidel.

Baca juga: Pokja Genetik UGM: Varian Corona Inggris B117, Boleh Waspada Namun Tidak Perlu Khawatir Berlebih

Bersama itu polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya berupa 24 bungkus plastik klip kecil yang berisi narkotika jenis sabu satu buah timbangan warna silver, dua buah sendok terbuat dari sedotan, korek api, kartu ATM, bong terbuat dari botol minuman, dompet dan dua unit hp.

Akibat perbuatannya mereka dijerat dengan Pasal 114 (2) jo pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 ribu serta maksimal Rp 8 miliar. (jsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved