Breaking News:

Benarkah 40% Mahasiswa Kecanduan HP? Apa Dampaknya?

Studi tersebut menyebut bahwa 40 persen mahasiswa perguruan tinggi tidak bisa lepas dari HP sehingga berpengaruh terhadap kualitas tidur.

CNN
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COMPenelitian menunjukkan bahwa banyak mahasiswa dari universitas terkemuka mengalami kecanduan terhadap HP.

Studi tersebut menyebut bahwa 40 persen mahasiswa perguruan tinggi tidak bisa lepas dari HP sehingga berpengaruh terhadap kualitas tidur.

Dikutip Tribunjogja dari Phone Arena, Kamis (4/3/2021), University College London, Inggris, melakukan riset dengan melibatkan 1.043 orang berusia 18 tahun hingga 30 tahun.

Mereka diminta mengisi kuesioner dengan pertanyaan apakah mengalami kecanduan terhadap HP.

Mereka menjawab pertanyaan baik secara langsung maupun daring selama 40 hari sebelum jawaban dievaluasi.

Hasilnya, 39 persen responden mungkin kecanduan HP sehingga mengalami kurang istirahat.

Baca juga: Penelitian Terbaru Ungkap Ukuran Lubang Hitam Lebih Besar dari Perkiraan

Baca juga: Tak Sanggup Beli Vapor, Tukang Parkir Ini Curi Dua HP di Wirobrajan Yogyakarta Untuk Beli Vapor

Penelitian memperhitungkan jumlah waktu dalam sehari responden menggunakan HP, mengukur pola tidur, dan mencatat penurunan dalam bersosialisasi.

Studi juga mengukur dampak berupa perasaan negatif seperti kecemasan ketika responden tidak memegang HP setiap hari.

Prevalensi keseluruhan kecanduan HP adalah 38,9 persen (95 persen CI: 35,9persen-41,9 persen; n = 406/1.043).

Sebesar 35,7 persen mahasiswa laki-laki kecanduan HP, sedangkan 40,1 persen mahasiswa perempuan kecanduan HP.

Untuk peserta penelitian berusia di bawah 21 tahun, 42,2 persen menunjukkan kecanduan HP dibanding 34,2 persen dan 28,0 persen peserta berusia 22 tahun-25 tahun dan lebih dari 26 tahun.

Sementara itu, 20,3 persen responden yang biasa menggunakan HP selama dua jam atau kurang per hari mengalami kecanduan HP.

Lalu, 53,9 persen responden yang menggunakan HP selama lebih dari lima jam per hari juga kecanduan HP.

Selanjutnya, 23,8 persen responden yang berhenti menggunakan HP lebih dari satu jam menunjukkan kecanduan.

Baca juga: Awalnya Tawarkan Sabun, Tapi Lihat Smartphone Dices, Pria di Tulungagung Ini Malah Gasak Handphone

Baca juga: Belajar di Rumah (BDR) Masih Berlanjut, Orang Tua di DI Yogyakarta Khawatir Anak Kecanduan Gawai

"Instrumen kecanduan HP yang divalidasi harus digunakan untuk menangkap fenomena," demikian penjelasan tim penelitian.

University College London melakukan studi terbaik dengan menggunakan indeks profesional dan bersertifikat untuk mengukur secara objektif setiap faktor yang digunakan untuk mendiagnosis kategori tentang kecanduan.

Mereka merujuk pula kepada 47 studi lain yang diterbitkan sebelumnya tentang subjek serupa.

Penelitian tersebut setidaknya harus membawa kesadaran tentang seberapa banyak kita menatap layar ketika seharusnya bisa melakukan hal-hal yang lebih baik.

Penelitian juga secara obyektif menghubungkan bahwa lebih banyak waktu di depan layar, terutama pada malam hari, menganggu kualitas tidur. (Tribunjogja)

Penulis: Sigit Widya
Editor: Sigit Widya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved