Breaking News:

Yogyakarta

DPKP DIY Sarankan Petani Gunakan Asuransi Tani untuk Menghindari Kerugian Gagal Panen

DPKP DIY meminta para petani agar memanfaatkan asuransi tani untuk melindungi kerugian akibat gagal panen.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta para petani agar memanfaatkan asuransi tani untuk melindungi kerugian akibat gagal panen.

Plt DPKP DIY, Syam Arjayanti menuturkan, banyak sekali faktor yang mempengaruhi petani mengalami gagal panen satu di antaranya cuaca.

"Saat ini, kondisi cuaca sangat ekstrem. Banyak petani yang mengalami gagal panen. Sehingga, petani sangat memerlukan asuransi sebagai mitigasi risiko apabila terjadi hal yang tidak diinginkan," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Rabu (03/03/2021).

Pihaknya terus mendorong petani agar memiliki asuransi tani sebagai jaminan dan pelindung.

Baca juga: Belum Pernah Gagal Panen, Tak Ada Petani yang Klaim Asuransi Pertanian di Bantul

Karena, belum semua petani di wilayah Yogyakarta memanfaatkannya.

"Berdasarkan data kami, jumlah petani yang terverifikasi seluruh wilayah Yogyakarta sebanyak 310.605 orang. Namun, hanya sebagian kecil yang sudah memanfaatkan asuransi tani," terangnya.

Selain masalah cuaca, asuransi tani juga bisa digunakan apabila gagal panen yang diakibatkan dari tanaman terserang penyakit atau hama.

Dengan banyak komponen yang diberikan membuat petani harus bisa mengantisipasi kerugian.

"Sudah saatnya, petani memiliki asuransi. Karena, sangat berguna sekali untuk mengurangi beban para petani,"taambahnya. (Tribunjogja.com ) 

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved