Breaking News:

Jawa

170 Ribu Lansia di Magelang Siap Divaksinasi

Pelaksanaan awal vaksinasi dosis satu pada lansia sudah dimulai dalam minggu ini pada sasaran tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan lansia.

IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sedikitnya 170 ribu warga lanjut usia (lansia) sasaran vaksinasi tahap dua di Kabupaten Magelang siap divaksinasi.

Demikian disampaikan Retno Indriastuti, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

Hal tersebut, lanjut Retno, sesuai data jumlah lansia dari Disdukcapil, sehingga target vaksinasi pada lansia juga ditetapkan sesuai dengan data tersebut.

"Sesuai data dari disdukcapil, ada sekitar 170 ribu lansia di wilayah ini. Namun apakah semua itu akan divaksin, tentu akan melihat situasi dan kondisi dilapangan. Salah satunya hasil skrining di meja dua" jelasnya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Pedagang Pasar Tradisional di Kabupaten Magelang Segera Divaksin Covid-19

Menurut Retno untuk pelaksanaan awal vaksinasi dosis satu pada lansia sudah dimulai dalam minggu ini pada sasaran tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan lansia.

Hal ini dilakukan juga mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang dialokasikan dari Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Retno menyampaikan, secara bertahap, menyesuaikan jumlah ketersediaan vaksin, seluruh sasaran lansia tersebut akan divaksinasi.

Untuk vaksinasi awal ini baru dilakukan vaksinasi lansia sejumlah 133 orang tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan.

Baca juga: PPKM Mikro Kabupaten Magelang, Sekda Sebut Tiap Desa Sudah Membuat Posko

"Iya betul. Untuk vaksin kelompok lansia di kabupaten magelang, sudah dimulai minggu kemarin. Namun hanya untuk 133 sasaran. Ini karena menyesuaikan jumlah vaksin yang saat ini tersedia. Sebanyak 133 sasaran itu, divaksin di beberap fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dari tempat tinggalnya," katanya. 

Sementara itu, Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menyatakan bahwa Kabupaten Magelang pada Rabu, 3 Maret 2021, mendapatkan tambahan alokasi vaksin baru sebanyak 1000 vial (10000 dosis) dan 160 vial (1600 dosis) untuk alokasi tambahan bagi Akademi Militer.

Menurut Dwi, bila target pemakaian atau indeks pemakaian 9 berarti tambahan vaksin baru dapat diberikan kepada 4500 petugas pelayanan publik dan 720 sasaran AKMIL masing-masing mendapatkan dosis satu dan dosis dua. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved