Breaking News:

Bisnis

Bonsai Kelapa Makin Digemari saat Pandemi

Bonsai Kelapa memang memiliki bentuk yang unik.Daunnya hijau dan akarnya menghujam di dalam pot, sedangkan tempurung kelapa berada di atas permukaan.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bonsai Kelapa yang sedang digandrungi saat pandemi. 

Saat ini, hampir mayoritas Relawan Wedomartani (Rewo) sedang hobi berkreasi membuat Bonsai Kelapa.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi waktu luang di tengah pandemi.

Seorang relawan, Heru Widayat, bahkan sampai memiliki puluhan tanaman bonkla. 

Menurut Heru, merawat Bonsai Kelapa, harus dilakukan dengan ketelatenan.

Jangan biarkan Bonsai Kelapa terlalu lama terkena terik matahari, karena tempurungnya berada di atas permukaan sehingga mudah retak. 

Kemudian, pada bagian batang harus dilakukan penyayatan secara berkala, agar bonsai tumbuh sesuai yang diinginkan.

Baca juga: Ingin Daun Tanaman Hias Jadi Mengkilap dan Sehat, Pakai Jurus Jitu Berikut Ini

"Setelah disayat, diusahakan jangan terkena air," bebernya. 

Adapun soal pemupukan, Heru mengaku selama ini hanya menggunakan pupuk alami yaitu pupuk kandang atau kotoran kambing.

Pupuk cukup ditaburkan pada bonsai yang ditanam di media tanah.

Adapun bonsai yang berada di air, menggunakan irisan bawang merah dan penyedap rasa. 

"Bawang merah dan micin fungsinya sebagai perangsang akar," terang dia.

Selama pandemi, Bonsai Kelapa memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya hobi bercocok tanam.

Heru menjual Bonsai Kelapa miliknya dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500an ribu, tergantung bentuk dan kondisi tanaman. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved