Breaking News:

Yogyakarta

Pendapatan Tergerus Pandemi, Ini Harapan Para Kusir Andong di DI Yogyakarta

Saat ini pendapatan rata-rata para kusir andong yang didapat selama pandemi hanya di kisaran Rp10-20 ribu per hari.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Beberapa andong sedang mengampanyekan penggunaan QRIS di halaman depan BI DIY, Jumat (26/02/2021) 

Ia menambahkan, dengan pendapatan yang kecil.

Para kusir kuda hanya merawat kuda seadanya dengan diberi makan rumput dari sawah.

Padahal seharusnya agar kuda sehat, diberi pakan dan vitamin yang rutin.

Baca juga: Terpukul Pandemi COVID-19, Kusir Andong Malioboro Kini Hanya Tersisa 387

"Dengan pendapat seperti itu, mustahil bisa merawat kuda seperti biasanya. Karena, biaya perawatan kuda per hari bisa menghabiskan Rp75 ribu untuk pakan dan vitamin. Sedangkan, pendapatan sekarang jauh dari itu,"ujarnya.

Ia pun berharap, adanya kebijakan dari pemerintah untuk mengatasi permasalah ini.

Karena, andong sendiri bukan hanya sekadar transportasi tradisional melainkan sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari DI Yogyakarta.

"Kami harap pemerintah jangan sampai terlambat dalam mengatasi hal ini. Karena, sekarang saja kusir andong yang aktif hanya sekitar 300-an yang awalnya 500-an lebih. Tentu, kami prihatin sekali dengan kondisi ini," urainya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved