Breaking News:

Internasional

Militer AS Bombardir Fasilitas Milisi di Suriah Pakai Bom Presisi

Militer Amerika Serikat melakukan serangan udara menggunakan bom presisi dengan sasaran fasilitas milisi di Suriah pada Kamis malam

Militer AS Bombardir Fasilitas Milisi di Suriah Pakai Bom Presisi
Thinkstock
Ilustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur.

Ledakan Mk 82 dapat memberikan efek mematikan sekitar 2.400 meter persegi, menurut studi Characterisation Explosive Weapons.

Menurut Kirby, semua bom mengenai target, sebuah fasilitas yang digunakan untuk memindahkan senjata dan barang lainnya melintasi perbatasan.

Kirby mengungkapkan, target itu dipilih berdasarkan afiliasi yang berkembang antara AS dengan kelompok milisi, yang diyakini sejumlah pejabat telah menyerang Irak.

Serangan udara AS itu dirancang untuk menghancurkan kemampuan kelompok milisi untuk melakukan serangan di masa depan, kata seorang pejabat pertahanan kedua yang tidak disebutkan namanya, kepada Politico.

Militer AS melakukan operasi serangan udara itu sendiri, tanpa campur tangan sekutu.

Sejauh ini, dilaporakan 17 orang tewas dalam serangan udara AS di Suriah yang diperintahkan oleh Presiden Joe Biden.

Ini merupakan aksi militer pertama yang dibuat presiden berusia 78 tahun itu sejak dia dilantik pada 20 Januari.

Kementerian Pertahanan AS menerangkan, operasi militer itu menyasar kelompok pro-Iran di perbatasan Suriah dan Irak

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul " AS Gunakan Bom Presisi 500 Pon dalam Serangan Pertamanya di Suriah

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved