Breaking News:

Sumatera Selatan

Jadi Terdakwa Dugaan Kasus Korupsi, Wakil Bupati OKU Diizinkan Keluar Rutan untuk Jalani Pelantikan

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat (26/2/2021) dilaksanakan tak seperti pelantikan pada umumnya.

Editor: Hari Susmayanti
Jati Purwati/Sriwijaya Post
Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Johan Anuar, tetap dilantik oleh gubernur Sumsel, Herman Deru, di Griya Agung, Jumat (26/2/2021). Dia dilantik sendirian karena Bupati OKU Kuryana Azis kondisinya sedang sakit. 

TRIBUNJOGJA.COM, PALEMBANG - Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat (26/2/2021) dilaksanakan tak seperti pelantikan pada umumnya.

Sebab, bupati terpilih OKU, Kuryana Aziz juga tidak dapat mengikuti prosesi pelantikan secara langsung akibat kondisi kesehatan yang kurang baik.

Sementara wakilnya, Johan Anuar yang dilantik langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung berstatus terdakwa kasus mark up lahan pemakaman.

Johan tetap menghadiri pelantikan setelah dihadirkan langsung dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas 1A Pakjo Palembang.

Johan menerima dakwaan 20 tahun penjara karena dianggap terlibat penjualan tanah tidak layak saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD OKU 2013 silam, hingga menimbulkan kerugian negara Rp5,7 Miliar.

Kuryana sendiri tetap dilantik oleh gubernur secara virtual.

Dijaga Ketat

Penjagaan ketat tampak terlihat di depan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 1 Palembang, Jumat (26/2/2021) pagi.

Hal ini dikarenakan, Johan Anuar terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan, dipastikan akan mengikuti secara langsung pelantikan sebagai Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) di Griya Agung Palembang.

Pantauan tribunsumsel.com petugas berpakaian brimob dengan senjata lengkap tampak berjaga di depan pintu masuk rutan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved