Breaking News:

Harga Cabai Rawit di Bantul Meroket Rp 85 Ribu per Kilogram, Pedagang Mengaku Penjualan Menurun

Harga cabai rawit di Pasar Bantul meroket sejak dua pekan lalu. Harga cabai bahkan pernah menyentuh Rp 90.000 per kilogram.

TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Penjualan cabai rawit di Pasar Bantul menurun karena harga cabai tinggi, Jumat (26/02/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Harga cabai rawit di Pasar Bantul meroket sejak dua pekan lalu.

Harga cabai bahkan pernah menyentuh Rp 90.000 per kilogram.

Pedagang Pasar Bantul, Ardi (24) mengatakan harga cabai saat ini Rp 80.000 hingga Rp85.000.

Harga cabai hampir meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.

Baca juga: Legenda Basket Indonesia Latihan Bareng Murid Bima Perkasa Academy

"Naiknya sudah lama, dulu sekitar Rp 50.000-an, sekarang sudah Rp 80.000-an, bahkan pernah Rp 90.000. Cabai hijau lalap juga naik, dari Rp 30.000 jadi Rp 60.000," katanya, Jumat (26/02/2021).

Ia menyebut pembeli saat ini berkurang. Rata-rata pembeli hanya membeli 1/2 ons dengan harga Rp 5.000.

Dampaknya penjualan cabainya menurun drastis. 

Sebelum harga cabai rawit meroket, ia bisa menjual 50 kilogram per hari.

Sedangkan saat ini ia hanya bisa menjual 15 kilogram sehari.

Baca juga: Kisah Jaka Ahmadi Pebisnis Kopi di Yogyakarta, Boyong Kwintalan Hasil Panen Kebun dari Sumatera

"Ya mau bagaimana yang beli tidak ada. Rata-rata pembeli juga cuma beli Rp 5.000, kan cuma 1/2 ons anget. Kasihan juga ke pembeli karena cuma dapat sedikit. Kami juga mengurangi stok karena yang beli turun," terangnya. 

Ia menduga, harga cabai mahal karena banyak cabai yang rusak karena musim hujan. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved