Breaking News:

Berita Kesehatan

Cara Alami Mengendalikan Gula Darah yang Direkomendasikan para Ahli

Para ahli merekomendasikan sejumlah cara alami yang bisa membantu Anda menjaga kondisi gula darah.

dok.istimewa
Ilustrasi 

Kontrol porsi membantu mengatur asupan kalori dan dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Akibatnya, mengontrol berat badan Anda meningkatkan kadar gula darah yang sehat dan telah terbukti mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Memantau ukuran porsi Anda juga membantu mengurangi asupan kalori dan lonjakan gula darah berikutnya.

Berikut beberapa tip berguna untuk mengontrol porsi:

- Ukur dan timbang porsinya.
- Gunakan piring yang lebih kecil.
- Hindari restoran makan sepuasnya.
- Baca label makanan dan periksa ukuran porsi.
- Buat jurnal makanan.
- Makan perlahan.

6. Pilih Makanan Dengan Indeks Glikemik Rendah

The indeks glikemik dikembangkan untuk menilai respon gula darah tubuh terhadap makanan yang mengandung karbohidrat. Baik jumlah dan jenis karbohidrat menentukan bagaimana makanan memengaruhi kadar gula darah.

Makan makanan indeks glikemik rendah telah terbukti mengurangi kadar gula darah jangka panjang pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Meskipun indeks glikemik makanan penting, jumlah karbohidrat yang dikonsumsi juga penting.

Makanan dengan indeks glikemik rendah termasuk makanan laut, daging, telur, gandum, barley, kacang-kacangan, lentil, polong-polongan, ubi jalar, jagung, ubi, dan sayuran tidak bertepung.

7. Mengelola Stres

Stres dapat memengaruhi kadar gula darah Anda. Hormon seperti glukagon dan kortisol disekresikan selama stres. Hormon-hormon ini menyebabkan kadar gula darah naik.

Satu studi menunjukkan bahwa olahraga, relaksasi dan meditasi secara signifikan mengurangi stres dan menurunkan kadar gula darah siswa.

Latihan dan metode relaksasi seperti yoga dan pengurangan stres berbasis kesadaran juga dapat memperbaiki masalah sekresi insulin pada diabetes kronis.

Baca juga: Tips Mudah untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah : Hindari Stres !

8. Pantau Kadar Gula Darah Anda

Mengukur dan memantau kadar glukosa darah dapat membantu Anda menentukan apakah Anda perlu membuat penyesuaian dalam makanan atau obat-obatan.

Ini juga akan membantu Anda mengetahui bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap makanan tertentu.

Cobalah mengukur level Anda setiap hari, dan catat angka-angka tersebut dalam sebuah log.

9. Tidur Yang Cukup Berkualitas

Tidur yang cukup terasa menyenangkan dan diperlukan untuk kesehatan yang baik.

Kebiasaan tidur yang buruk dan kurang istirahat juga memengaruhi kadar gula darah dan sensitivitas insulin. Dapat meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan berat badan.

Kurang tidur menurunkan pelepasan hormon pertumbuhan dan meningkatkan kadar kortisol. Keduanya berperan penting dalam pengendalian gula darah.

Selain itu, tidur yang nyenyak berkaitan dengan kuantitas dan kualitas. Yang terbaik adalah mendapatkan tidur berkualitas tinggi dalam jumlah yang cukup setiap malam.

10. Makan Makanan Kaya Chromium dan Magnesium

Kadar gula darah tinggi dan diabetes juga dikaitkan dengan defisiensi mikronutrien. Contohnya termasuk kekurangan mineral kromium dan magnesium.

Chromium terlibat dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Ini juga membantu mengontrol kadar gula darah, dan kekurangan kromium dapat menyebabkan intoleransi karbohidrat.

Namun, mekanisme di balik ini tidak sepenuhnya diketahui. Studi juga melaporkan temuan yang beragam.

Dua penelitian pasien diabetes menunjukkan bahwa kromium memiliki manfaat untuk pengendalian gula darah jangka panjang. Namun, penelitian lain tidak menunjukkan manfaat.

Makanan kaya kromium termasuk kuning telur, produk biji-bijian, sereal bekatul tinggi, kopi, kacang-kacangan, kacang hijau, brokoli, dan daging.

Magnesium juga terbukti bermanfaat kadar gula darah, dan kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi.

Dalam sebuah penelitian, orang dengan asupan magnesium tertinggi memiliki risiko 47% lebih rendah untuk menjadi diabetes.

Namun, jika Anda sudah banyak makan makanan kaya magnesium , maka Anda mungkin tidak akan mendapat manfaat dari suplemen.

Makanan kaya magnesium termasuk sayuran berdaun hijau tua, biji-bijian, ikan, coklat hitam, pisang, alpukat dan kacang-kacangan.

11. Cobalah Cuka Sari Apel

Cuka sari apel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan Anda.

Ini mempromosikan kadar gula darah puasa yang lebih rendah, mungkin dengan mengurangi produksinya oleh hati atau meningkatkan penggunaannya oleh sel.

Terlebih lagi, penelitian menunjukkan bahwa cuka secara signifikan memengaruhi respons tubuh Anda terhadap gula dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Untuk memasukkan cuka sari apel ke dalam makanan Anda, Anda dapat menambahkannya ke dalam saus salad atau mencampurkan 2 sendok teh dalam 240 ml air.

Namun, penting untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum mengonsumsi cuka sari apel jika Anda sudah mengonsumsi obat yang menurunkan gula darah.

12. Cobalah Ekstrak Kayu Manis

Kayu manis dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan .

Untuk satu, telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dengan menurunkan resistensi insulin pada tingkat sel.

Studi menunjukkan kayu manis juga dapat menurunkan kadar gula darah hingga 29%.

Ini memperlambat pemecahan karbohidrat di saluran pencernaan, yang memperlambat peningkatan gula darah setelah makan.

Kayu manis juga bekerja dengan cara yang sama seperti insulin, meskipun dengan kecepatan yang jauh lebih lambat.

Dosis efektif adalah 1–6 gram kayu manis per hari, atau sekitar 0,5–2 sendok teh.

Namun, jangan mengambil lebih dari itu karena terlalu banyak kayu manis bisa berbahaya.

13. Cobalah Berberine

Berberine adalah komponen aktif dari ramuan Cina yang telah digunakan untuk mengobati diabetes selama ribuan tahun.

Berberine telah terbukti membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan pemecahan karbohidrat untuk energi.

Terlebih lagi, berberin mungkin sama efektifnya dengan beberapa obat penurun gula darah. Ini menjadikannya salah satu suplemen paling efektif bagi mereka yang menderita diabetes atau pra-diabetes.

Namun, banyak mekanisme di balik efeknya masih belum diketahui.

Selain itu, mungkin memiliki beberapa efek samping. Diare, sembelit, perut kembung dan sakit perut telah dilaporkan.

Protokol dosis umum untuk berberin adalah 1.500 mg per hari, diminum sebelum makan sebagai 3 dosis 500 mg.

14. Makan Biji Fenugreek

Biji fenugreek adalah sumber serat larut yang bagus, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa fenugreek secara efektif dapat menurunkan gula darah pada penderita diabetes. Ini juga membantu mengurangi glukosa puasa dan meningkatkan toleransi glukosa.

Meski tidak begitu populer, fenugreek dapat dengan mudah ditambahkan ke makanan yang dipanggang untuk membantu mengobati diabetes. Anda juga bisa membuat tepung fenugreek atau menyeduhnya menjadi teh.

Biji fenugreek juga dianggap sebagai salah satu herbal teraman untuk diabetes.

Dosis biji fenugreek yang dianjurkan adalah 2–5 gram per hari.

15. Kontrol Berat Badan

Tidak perlu dipikirkan lagi bahwa menjaga berat badan yang sehat akan meningkatkan kesehatan Anda dan mencegah masalah kesehatan di masa depan.

Kontrol berat badan juga meningkatkan kadar gula darah yang sehat dan telah terbukti mengurangi risiko terkena diabetes.

Bahkan penurunan 7% dalam berat badan dapat menurunkan risiko terkena diabetes hingga 58%, dan tampaknya bekerja lebih baik daripada pengobatan.

Terlebih lagi, penurunan risiko ini dapat dipertahankan selama bertahun-tahun.

Anda juga harus menyadari lingkar pinggang Anda , karena mungkin ini adalah faktor paling penting terkait berat badan untuk memperkirakan risiko diabetes Anda.

Pengukuran 35 inci (88,9 cm) atau lebih untuk wanita dan 40 inci (101,6 cm) atau lebih untuk pria dikaitkan dengan peningkatan risiko pengembangan resistensi insulin, kadar gula darah tinggi dan diabetes tipe 2.

Memiliki ukuran pinggang yang sehat mungkin lebih penting daripada berat badan Anda secara keseluruhan. (*/Health Line)

Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved