Breaking News:

Kemenparekraf Lakukan Promosi Wisata Melalui Table Top yang Pertama di DIY 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia memilih Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah pertama

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Kemenparekraf RI, Dispar DIY, beserta pelaku industri wisata di wilayah Yogyakarta berfoto bersama saat kegiatan Table Top di Royal Ambarukkmo, Selasa (23/02/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia memilih Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah pertama yang menjadi tujuan dalam promosi wisata melalui Table Top sejak pandemi berlangsung.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, pada Selasa (23/02/2021).

Dihadiri langsung oleh Vinsensius Jemadu selaku Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, kemudian Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, serta perwakilan industri wisata di DIY yakni Organda DIT, ASITA DIY, dan PHRI DIY.

Baca juga: Sudah Memaafkan Anggota DPRD Bantul, Relawan Tak Tempuh Jalur Hukum

Kegiatan Table Top dilakukan dengan melibatkan  sebanyak 30 buyers dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang hadir secara langsung.

Table Top adalah forum bisnis yang dirancang untuk mempertemukan antara pelaku industri pariwisata daerah pelaksana (sellers) dengan pelaku industri pariwisata daerah tujuan (buyers).

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Vinsensiun Jemadu mengatakan, dipilihnya Yogyakarta sebagai wilayah pertama  dilakukan promosi Table Top karena potensinya yang sangat besar.

"Pada kegiatan ini, para pelaku wisata akan menjual paket wisata dengan promo menarik. Hal ini dilakukan secara daring maupun luring untuk menghindari kerumunan. Sehingga, para pelaku buyers maupun sellers merasakan happy selling, happy dealing,dan happy traveling. Jadi, kegiatan ini bukan hanya untuk industri wisata namun juga bagi wisatawan," jelasnya saat membuka acara, pada Selasa (23/02/2021).

Kegiatan ini pun, turut didukung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sebagai cara  untuk mengeliatkan sektor industri wisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menuturkan, sangat mengapresiasi adanya kegiatan Table Top bagi pelaku industri wisata.

Baca juga: Puluhan Wartawan di Sleman Disuntik Vaksin Covid-19 

"Selama pandemi industri wisata sangat terpuruk. Tentu, dengan adanya kegiatan ini akan membuat peluang baru bagi imdustri wisata untuk ke depannya," terangnya.

Untuk saat ini, lanjut Singgih, target wisata akan membidik pasar domestik dan lokal.

Sehingga, pengadaan prokes menjadi hal yang diperhatikan sebelum dibukanya wisatawan luar negeri.

"Saat ini, sesuai arahan pemerintah yang difokuskan adalah wisatawan lokal dan domestik. Maka dari itu, penerapan prokes baik dari sertifikasi hingga verifikasi dilakukan dengan benar sebagai guarantee (jaminan) bahwa wisata di DIY aman dan nyaman memenuhi standar kesehatan. Tentunya, ini juga sebagai upaya mengembalikan kepercayaan wisatawan mancanegara saat nanti border luar negeri dibuka," urainya. (ndg) 

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved