Breaking News:

Insan Industri Wisata DIY Sambut Positif Table Top yang Digagas Kementrian Pariwisata

Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan pihaknya sangat mendukung Table Top info wisata yang dilakukan oleh Kemenparekraf

TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
Pengunjung mengabadikan momen di bawah plang Jalan Malioboro. Foto diambil Jumat (12/2/2021) pukul 17.37 WIB 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Insan industri wisata khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyambut positif adanya kegiatan promosi Table Top yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan pihaknya sangat mendukung Table Top info wisata yang dilakukan oleh Kemenparekraf bersama Dinpar DIY.

"Melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa wilayah Yogyakarta telah siap dikunjungi dengan prokes yang ada. Dengan begini, menambahkan semangat kami untuk terus bergerak dengan guyub sesarengan," jelasnya kepada media pada Selasa (23/02/2021).

Sementara itu, untuk mendorong adanya Tabel Top dengan promosi paket wisata yang menarik dengan harga kompetitif.

Pihaknya meminta agar pemerintah turut memberikan stimulus dan insentif agar sektor industri wisata bisa bertahan.

"Promosi wisata ini kan dilakukan dengan menawarkan paket wisata murah aman, nyaman, dan memenuhi standar prokes. Tentu, agar kebijakan ini bisa tercapai perlu keringanan dan insentif bagi kami," ujarnya.

Baca juga: Kemenparekraf Lakukan Promosi Wisata Melalui Table Top yang Pertama di DIY 

Baca juga: Uji Adrenalin Anda Berdiri di Atas Tebing dan Laut Selatan di Teras Kaca yang Instagrammable

Hal serupa pun diungkapkan wakil  sekretaris ASITA DIY, Amelia Destari.

Ia mengatakan, kegiatan Table Top.sangat berpengaruh positif terhadap industri travel agent atau jasa perjalanan.

Melalui penawaran promosi paket-pekat wisata akan menggugah tren berwisata saat pandemi disertai dengan prokes yang ketat.

"Ini memberikan stimulan yang baik bagi kami setelah mengalami kesulitan. Apalagi pemerintah pusat dan daerah terjun langsung menanganinya mulai dari sertilasi CHSE dari Kemenparekras hinga verifikasi prokes dari Pemda DIY.

Dengan adanya aturan tersebut, semakin menambah kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke sini,"ujarnya. (Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Hari Susmayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved