Breaking News:

Dinpar DIY Optimis Geliat Wisata di Yogyakarta Bangkit Setelah Program Vaksinasi Covid-19 Berjalan

Dinpar DIY menyebut tren wisata yang mengutamankan keamanan dan kesehatan masih menjadi prioritas pada masa pandemi.

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Pedagang kaki lima (PKL) yang menjual baju dan souvenir khas Jogja di Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut tren wisata yang mengutamankan keamanan dan kesehatan masih menjadi prioritas pada masa pandemi.

Kepala Dinpar DIY, Singgih Raharjo mengatakan, pandemi covid-19 telah mengubah pola pikir masyarakat ketika berwisata.

"Saat berwisata, wisatawan akan lebih mengutamakan destinasi yang bersih, aman, dan sehat. Dengan kecenderungan wisata yang dipilih bersifat outdoor," jelasnya kepada media, Selasa (23/02/2021).

Selain itu, wisata sport tourism juga menjadi pilihan yang diminati wisatawan seperti bersepeda ke desa dengan pemandangan alam.

Wisata bersepeda sendiri tengah dikembangkan Dispar DIY untuk menggaet minat wisata.

Selain itu, untuk memastikan akomodasi wisatawan mulai dari penginapan hingga fasilitas perjalanan. 

Kemenparekraf dan Pemda DIY mengharuskan industri wisata memiliki sertifikat CHSE dan verifikasi prokes dari  Pemda DIY.

Baca juga: Insan Industri Wisata DIY Sambut Positif Table Top yang Digagas Kementrian Pariwisata

Baca juga: Dukung Geliat Industri Wisata, Pemerintah Akan Berikan Stimulus

"Ini terus kami lakukan evaluasi dalam penerapannya.  Kami tetap memberikan sanksi bagi mereka (industri wisata) yang melanggar berupa surat peringatan pertama, kedua, hingga penutupan usaha sementara.

Di sisi lain,  kami juga temui kendala bagi wisatawan yang melanggar prokes karena selama ini hanya teguran yang diberikan. Tentu ini, tantangan kami untuk terus mengedukasi masyarakat,"ujarnya.

Sementara itu, pihaknya tetap optimis industri wisata akan kembali bergeliat seiiring tren penurunan kasus di  wilayah Yogyakarta selama masa pembatasan.

Disertai dengan adanya vaksinasi akan menambah peluang untuk bangkit.

"Adanya pembatasan mobilitas masyarakat yang diterapkan Pemda DIY memberikan pengaruh penurunan kasus Covid-19. Tentu ini kabar baik, apalagi adanya vaksin menjadi harapan baru lagi dan kesempatan untuk pulih juga senakin besar," urainya. (Tribunjogja/Nanda Dagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved