Breaking News:

Nasional

Angka Kematian Pasien Covid-19 di DIY, Banten, Jateng dan Jatim Meningkat Selama Pelaksanaan PPKM

Angka Kematian Pasien Covid-19 di DIY, Banten, Jateng dan Jatim Meningkat Selama Pelaksanaan PPKM

Editor: Hari Susmayanti
Dok. Youtube/sekretariatpresiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Angka kematian pasien covid-19 di wilayah DIY Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mengalami peningkatan meski sudah dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Wikus menjelaskan, secara umum, angka kematian pasien Covid-19 belum menunjukkan perubahan yang signifikan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.

Sejak PPKM diberlakukan 12 Januari 2021, angka kematian akibat virus corona di tiap daerah cenderung bervariasi.

"Perkembangan kematian ini cenderung sangat bervariasi trennya dan belum menunjukkan perubahan yang signifikan pada beberapa provinsi," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/2/2021).

Di DKI Jakarta misalnya, angka kematian pasien Covid-19 terus menurun sejak penerapan PPKM.

Sebelum PPKM diberlakukan, angka kematian di Ibu Kota mencapai 1,72 persen.

Jumlah itu turun sebanyak 0,14 persen per 19 Februari 2021 menjadi 1,58 persen.

Di Jawa Barat, angka kematian cenderung fluktuatif.

Angka ini sempat naik ketika PPKM tahap kedua diberlakukan, namun kembali menurun saat PPKM skala mikro diterapkan.

Sementara, di Bali angka kematian meningkat tajam selama PPKM tahap pertama.

Namun angka ini berhasil diturunkan saat PPKM tahap 2 dan 3.

"Provinsi lainnya seperti Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur bahkan menunjukkan peningkatan persen kematian. Bahkan DIY menunjukkan kenaikan sebesar 0,22 persen dibandingkan dengan sebelumnya PPKM berlangsung," ujar Wiku.

Baca juga: UPDATE Data Kasus Baru COVID-19 Hari Ini 23 Februari: Bertambah 9.755 Jumlah Total Jadi 1.298.608

Wiku pun meminta pemerintah daerah hingga RT dan RW di Pulau Jawa dan Bali bahu-membahu untuk menekan angka kematian pasien virus corona.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved