Breaking News:

Akademisi UNY: Bisnis Pembuatan Ijazah Palsu Adalah Kejahatan Luar Biasa, Harus Ditindak Tegas

Tribun Jogja beberapa waktu lalu melakukan penelusuran, terdapat orang yang menawarkan jasa pembuatan ijazah bodong tersebut dengan rentang harga

Government of Alberta
Ilustrasi Ijazah Palsu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bisnis pembuatan ijazah palsu kembali tercium keberadaannya di Kota Pelajar.

Tribun Jogja beberapa waktu lalu melakukan penelusuran, terdapat orang yang menawarkan jasa pembuatan ijazah bodong tersebut dengan rentang harga cukup fantastis. 

Mulai dari pembuatan ijazah SD senilai Rp2 juta hingga ijazah S3 senilai Rp11 juta.

Bahkan, pihak penyedia menawarkan jasa gelap ini secara terang-terangan di media sosial Facebook.  

Pakar Kebijakan Pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi dengan tegas mengatakan, hal ini merupakan kejahatan luar biasa yang merupakan tindak kejahatan akademik.

Baca juga: Sebanyak 46 Ribu Lansia di Kota Yogyakarta Masuk Potensi Vaksinasi Covid-19

Menurutnya, pihak kepolisian pun harus mengambil langkah tegas untuk memberantas tindak kriminal ini. 

"Sejak dulu ada. Ada yang melalui ijazah langsung jadi, ada yang berpura-pura jadi mahasiswa dan ikut wisuda. Ijazahnya persis. Ini kita semua patut prihatin. Kepolisian harus mengambil langkah tegas, jangan menunggu laporan. Karena ini tindak pidana, ini kejahatan luar biasa, termasuk kejahatan akademik," beber Arif saat dihubungi Tribun Jogja, Selasa (23/2/2021). 

Sebaliknya, jika tidak dilakukan tindakan tegas dengan segera, menurut Arif hal ini bisa menghancurkan dunia akademik.

"Kalau tidak tegas bisa menghancurkan dunia akademik. Ini suatu penipuan yang luar biasa," imbuhnya. 

Halaman
123
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved