Breaking News:

Wawancara Eksklusif

WAWANCARA EKSKLUSIF Toto Sugiharta : PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Harus Berubah!

Hampir 4 bulan sudah Toto Sugiharta mengemban tugas sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, pasca dilantik November 2020 silam.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Toto Sugiharta 

TRIBUNJOGJA.COM - Hampir 4 bulan sudah Toto Sugiharta mengemban tugas sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, pasca dilantik November 2020 silam.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik ini pun sudah merancang program kerja dan berkomitmen membawa perubahan.

1. Setelah dilantik sebagai Dirut, langkah pertama apa yang langsung dilakukan?
Saya langsung menyusun program kerja yang dirancang untuk 5 tahun ke depan. Di situ ditentukan prioritas pertama (jangka pendek), kedua (jangka menengah), dan ketiga (jangka panjang). 

2. Optimis bisa menyelesaikan rencana yang disusun?
Target itu tergantung dari berbagai faktor. Kami tentu berangan-angan untuk menyelesaikan permasalahan air bersih, namun tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, provinsi, hingga pusat. 

Baca juga: Wawancara Eksklusif Rektor UNY, Bahas Soal Jalur Masuk hingga Prodi Favorit Mahasiswa Baru

3. Apa yang membedakan dengan jabatan sebelumnya?
Dulu itu ya khusus di bidang teknik, bagaimana pendistribusian air agar lancar sampai ke pelanggan sesuai kebutuhan sampai optimalisasi alat. Sekarang sebagai Dirut harus segalanya, mulai administrasi, keuangan sampai keteknikan juga. 

4. Mana yang lebih berat menurut Anda, antara Direktur Teknik dan Direktur Utama?
Sebetulnya tidak ada yang lebih berat, tinggal bagaimana menempatkan diri kita. Sesuai kapasitas dan tanggung jawab tentunya. 

5. Menurut Anda, mengapa Anda ditunjuk sebagai Dirut?
Jujur saya kurang tahu, bisa jadi karena semangat saya untuk membangun air bersih di Gunungkidul. Itu yang saya paparkan saat proses seleksi jabatan, selain meningkatkan layanan air bersih juga merambah ke wilayah yang belum terjangkau. Itu komitmen saya. 

6. Kendala terbesar dalam pengelolaan air bersih di Gunungkidul?
Instalasi pengolahan air saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Mulai dari keruh dan sebagainya. Itu yang kita coba selesaikan, dengan dukungan lintas sektor. 

7. Bisa dijelaskan secara singkat rencana yang akan dilakukan?
Prioritas saya selama 5 tahun ke depan adalah penambahan sumber air, efisiensi energi, dan peningkatan kualitas dan kapabilitas SDM. Sebab persediaan dan permintaan air bersih belum imbang, penggunaan energi tergolong besar, dan saya ingin kualitas SDM meningkat sesuai perkembangan jaman. Terutama saat pandemi seperti ini. 

Baca juga: WAWANCARA EKSKLUSIF: Regulasi Vaksin Mandiri Mulai Digodok, Epidemiolog UGM Buka Suara

8. Apa yang harus diubah dari PDAM Gunungkidul?
Begitu saya dilantik tagline saya adalah "Berubah", dan itu untuk segala hal. Mulai dari pelayanan, SDM, hingga semangat kerja. Sebisa mungkin apapun keluhan masyarakat harus terlayani dengan baik. 

9. Apa yang dibutuhkan untuk mencapai perubahan tersebut?
Komitmen, terutama dari internal. Kalau tidak begitu ya permasalahan akan sulit diselesaikan. Kembali harus bisa berubah dari dalam. Terutama pelayanan dan kualitas air bersihnya

10. Gunungkidul dikenal sebagai wilayah kering dan sulit air, tanggapannya?
Saat masih di Direktur Teknik saya lakukan kajian, melihat kondisi sumber air Seropan dan Ngobaran. Saya lihat debit air di sana bisa dimaksimalkan sehingga kekeringan tidak akan terjadi. Sebab air di sana sangat melimpah. 

11. Pesan pada jajaran PDAM serta masyarakat pelanggan?
Buat jajaran, mari kita pahami secara seksama tagline "Berubah". Tentu harus ke arah yang lebih baik dan akan berpengaruh pada pelayanan ke masyarakat nantinya. Pada akhirnya masyarakat Gunungkidul juga akan merasakan dampak perubahan tersebut.( Tribunjogja.com )

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved