Breaking News:

Musim Hujan, DPPKP Bantul Minta Petani Rutin Bersihkan Saluran Pembuangan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Kelautan Kabupaten Bantul, Yus Warseno mengimbau agar kelompok tani rutin melakukan pengerukan saluran air.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Beberapa hari ini Bantul dilanda hujan deras. Dampaknya 64 hektar sawah di Bantul terendam air.

Tepatnya di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul.

Menurut laporan dari UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan (BPP) Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul ada empat kelompok tani yang terdampak. 

Baca juga: Relaksasi PPnBM Akan Berlaku, Pihak Dealer Mobil Mitsubishi di Yogyakarta Tunggu Aturan Resmi

Empat kelompok tersebut adalah Lembah Subur di Padukuhan Kuwaru, Pandan Asih di Padukuhan Ngentak, Werdi Dadi di Padukuhan Karang, dan Eka Lestari di Padukuhan Cangkring.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Kelautan Kabupaten Bantul, Yus Warseno mengimbau agar kelompok tani rutin melakukan pengerukan saluran air.

Sehingga ketika hujan, air yang masuk saluran tidak tersumbat. 

"Sebaiknya dilakukan rutin, gerakan bersama pengerukan saluran pembuangan. Melibatkan kelompok dan desa. Dipersiapkan juga pompa, jika sewaktu-waktu digunakan," katanya, Jumat (19/02/2021).

Selain itu, kelompok tani juga bisa melakukan pengaturan pola tanam yang tepat.

Untuk musim hujan, tentu perlu diperhatikan varietas padi yang ditanam.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved