Breaking News:

Masyarakat Kota Magelang Patuh Bayar Pajak, Wali Kota Sigit Beri Apresiasi

Sejak dilimpahkan ke Pemkot Magelang, target pembayaran pajak Kota Magelang meningkat lebih dari 100 persen.

DOK. Humas Pemkot Magelang
Penyerahan Simbolis SPPT PBB-P2 tahun 2021 dari Wali Kota Magelang kepada perwakilan kecamatan di Ruang Sidang Lantai 2 Setda Kota Magelang, Senin (1/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.com –  Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang Wawan Setiadi mengatakan, kesadaran wajib pajak di Kota Magelang tergolong tinggi.

Hal itu, kata Wawan, terbukti dari capaian pendapatan daerah melalui Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) yang melampaui target sejak 2013.

Selain itu, ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020, masyarakat di Kota Sejuta Bunga tetap patuh membayar pajak.

“Pada 2020, dari target Rp 5,6 miliar, sudah terealisasi Rp 6,3 miliar atau mencapai 113,29 persen. Kepatuhan wajib pajak di Kota Magelang tinggi,” kata Wawan dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Selasa (16/2/2021).

Wawan melanjutkan, sejak pengelolaan PBB-P2 diserahkan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Magelang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang pada 2013, tren pembayaran pajak kian meningkat.

“Target awal pada 2013 adalah Rp 3,5 miliar dan sudah terealisasi Rp 4 miliar atau naik 115 persen. Kalau dirata-rata, sejak 2013 hingga 2020, target sudah mencapai 116,6 persen,” jelasnya.

Keterangan tersebut disampaikan Wawan di sela kegiatan penyerahan simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2021 di Ruang Sidang Lantai 2 Sekretariat Daerah (Setda) Kota Magelang, Senin (1/2/2021).

Di samping itu, Wawan menuturkan, terjadi kenaikan objek wajib pajak dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 36.849 dari yang semula 36.770 objek pajak.

Adapun SPPT PBB-P2 pada 2021, meliputi Kecamatan Magelang Selatan sebanyak 12.657 dengan ketetapan Rp 2,7 miliar, Kecamatan Magelang Tengah sebanyak 11.982 dengan ketetapan Rp 2,5 miliar, dan Kecamatan Magelang Utara 12.210 dengan ketetapan 1,7 miliar.

“Jadi total SPPT Kota Magelang tahun 2021 adalah sebesar 36.849 dengan total ketetapan PBB-P2 sebesar Rp 7,1 miliar,” kata Wawan.

Mengetahui tren positif tersebut, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Magelang yang sudah patuh membayar PBB-P2.

Menurutnya, hal itu merupakan pencapaian gemilang yang perlu dipertahankan di masa mendatang.

“Terima kasih kepada pamong, camat, dan lurah yang berperan sebagai ujung tombak pembayaran PBB-P2 ini. Sejak pengelolaan diserahkan kepada Pemkot Magelang, capaian kita selalu lebih dari 100 persen,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, Sigit meminta para pemangku wilayah hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) untuk berperan aktif melayani masyarakat.

“Kesadaran masyarakat yang tinggi ini harus kita pertahankan. Kita harus benar-benar melayani rakyat. Kepercayaan dari rakyat tidak mudah diperoleh. Untuk itu, pendapatan dari pajak ini dikembalikan lagi ke masyarakat,” ujarnya.

Penulis: AMALIA PURNAMA SARI
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved