Breaking News:

Jawa

BREAKING NEWS : Korban Hanyut Terseret Arus Kalibening Ditemukan Tewas di Sungai Progo

Bintang Sugiarto (18) ditemukan meninggal dunia pada Selasa (16/2/2021) kemarin di Sungai Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Personel gabungan bersiap melakukan proses pencarian hari ketiga terhadap Bintang Sugiarto korban yang hanyut terseret arus Sungai Kalibening, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Upaya tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) serta personel gabungan lainnya terhadap pencarian korban hanyut yang terseret arus Sungai Kalibening membuahkan hasil.

Korban atas nama Bintang Sugiarto (18) ditemukan meninggal dunia pada Selasa (16/2/2021) kemarin di Sungai Progo

Ketua Garda Relawan Indonesia Kota Magelang, Heri Prawoto mengatakan, jenazah Bintang ditemukan oleh tim sekira pukul 17.00 Wib.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Progo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jasad Korban Hanyut di Sungai Kalongan Panggang Gunungkidul Berhasil Ditemukan

Jenazah kemudian langsung dievakuasi menuju RSUD Muntilan. 

Bintang merupakan korban hanyut warga Dumpoh RT 09/RW 07, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.

Saat ditemukan di Sungai Progo, tepatnya masuk kawasan Ancol, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang

"Kami mendapat informasi penemuan sekitar pukul 17.00 Wib, di Bligo, Ngluwar. Jenazah dibawa menuju RSUD Muntilan dan foto dikirim ke sini, ibunya menyatakan Bintang, tapi belum menjadi informasi yang A1," kata Heri dikonfirmasi Rabu (17/2/2021).

Heri mengatakan, proses identifikasi yang dilakukan dari Polres Magelang berlangsung cukup lama karena kondisi korban sudah berbeda.

Baca juga: Personel Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai Kalibening di Magelang

Identitas korban seperti alis agak sobek sudah tidak dikenali.

Kemudian mencocokan sidik jari yang ada di ijazah dan juga kartu tanda penduduk (KTP).  

"Terus dibutuhkan KTP dan ijazah untuk ditentukan sidik jarinya. Ternyata proses agak lama dikarenakan sidik jari sudah tidak sempurna tetapi dicoba ditunjukan aslinya dengan sidik jari di KTP maupun ijazah. Proses itu memerlukan waktu, tadi disampaikan yang bersangkutan benar-benar Bintang," kata Heri. 

Berdasarkan informasi, jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 23.38 WIB.

Tak lama kemudian jenazah langsung dimakamkan.

Proses pencarian terhadap korban pun otomatis langsung ditutup. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved