Breaking News:

Jawa

Petani Korban Banjir Awal Februari di Klaten Bakal dapat Bantuan Bibit Padi

Bantuan benih padi tersebut bakal diberikan kepada para petani yang berada di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Tribunjogja.com/ Almurfi Syofyan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Petani yang sawahnya sempat terendam banjir pada awal Februari 2021 lalu bakal mendapatkan bantuan bibit padi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bantuan benih padi tersebut bakal diberikan kepada para petani yang berada di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten.

Adapun total bantuan bibit padi yang bakal dikucurkan tersebut sebanyak 32.700 kilogram atau setara 32,7 ton.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti mengatakan jika akibat banjir awal Februari 2021, terdapat 1.308 hektare lahan persawahan yang terendam banjir.

"Akibat hujan deras itu, sekitar 1.308 hektare tanah sawah tergenang air. Kemarin sudah kita identifikasi dan kita ajukan ke provinsi semua untuk dapat bantuan benih," ujarnya saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Pemkab Klaten Intensifkan Pelaksanaan PPKM berbasis Mikro

Ia mengatakan, ribuan hektare lahan persawahan yang tergenang air tersebut tersebar di 65 desa yang berada di 10 kecamatan di Klaten.

"Alhamdulillah, data yang kita berikan ke provinsi disetujui. Jadi ini juga kerja kerasnya ibu Kadarwati anggota DPRD (Provinsi Jawa Tengah dapil Klaten-red) mensuport ke dinas pertanian dan perkebunan provinsi sehingga kita dapat sesuai ajuan 32.700 kilogram benih padi," katanya.

Menurutnya, penyaluran bantuan benih bibit padi itu bakal diberikan melalui kelompok tani yang ada di 78 kelompok tani

"Nanti disebar di 10 kecamatan yang ada di 65 desa serta 78 kelompok tani yang terendam air," jelasnya.

Menurut Widiyanti, dari ribuan hektare sawah yang sempat terendam banjir tersebut, lahan persawahan paling luas terendam berada di Kecamatan Wedi.

"Paling luas di wedi. Ada 353 hektare lahan persawahan yang terendam," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved