Breaking News:

PT Angkasa Pura I Pastikan Kesiapan Fasilitas Pendukung Bagi WNA di Bandara YIA Kulonprogo

Pelaku perjalanan internasional yang berstatus WNI dan WNA dari luar negeri wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes). 

TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Suasana arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Bandara YIA, Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulonprogo berupaya memastikan kesiapan fasilitas pendukung sebagai pintu masuk warga negara asing (WNA) dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Yogyakarta. 

Langkah ini merupakan respon cepat atas diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.GR.03.01 Tahun 2021 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.GR.03.01 tentang tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu sebagai tempat masuk dalam masa AKB. 

PTS General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan hal itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Yogyakarta. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Satgas Covid-19 DIY, Kantor kesehatan pelabuhan, Bea Cukai, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BPBD DIY, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, karantina ikan dan pertanian," terangnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/2/2021). 

Baca juga: KRONOLOGI Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Gelombang Tinggi 4 Meter di Pantai Glagah Kulonprogo

Baca juga: Munculnya Klaster Baru Covid-19 di Kulonprogo, Puluhan Jemaah Pengajian Terpapar Virus Corona

Pandu melanjutkan koordinasi ini juga tindak lanjut dari pertemuannya dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buowono (HB) X mengenai potensi dan kesiapan pendukung YIA sebagai pintu masuk penerbangan internasional khususnya di masa pandemi Covid-19. 

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020, kategori WNA yang diperbolehkan memasuki wilayah Indonesia yakni memiliki paspor domestik, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan memiliki izin dari kementerian atau lembaga terkait. 

Petugas mengukur suhu tubuh calon penumpang di Bandara YIA Kulonprogo
Petugas mengukur suhu tubuh calon penumpang di Bandara YIA Kulonprogo (dok.istimewa)

Pelaku perjalanan internasional yang berstatus WNI dan WNA dari luar negeri wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes). 

Seperti menunjukkan hasil negatif RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, mengisi e-HAC dan melakukan test ulang RT-PCR saat tiba serta wajib melakukan karantina selama 5×24 jam. 

Adapun lokasi karantina WNI berada di area khusus yang ditentukan oleh Pemerintah Yogyakarta dengan kondisi hotel atau penginapan telah mendapat sertifikasi karantina Covid-19 oleh Kemenkes dengan biaya mandiri. 

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Boeing 777-300 ER mendarat di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) pada Rabu (28/10/2020).
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Boeing 777-300 ER mendarat di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) pada Rabu (28/10/2020). (istimewa)

Sedangkan lokasi karantina dan transportasi pengangkut dari bandara akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi dan kabupaten. 

"Kami berupaya memastikan semua prosedur dilaksanakan sesuai prokes sehingga masyarakat Yogyakarta dapat membuka diri dengan rasa aman dan nyaman," pungkasnya. 

( tribunjogja.com )

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved