Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Warga Bantul Meraup Rupiah dari Budidaya Ikan Cupang

Dalam sehari, apabila ketersediaan ikan ada, rata-rata bisa menjual 10 - 20 ekor.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Foto Pembudidaya Ikan Cupang Hias, Diki Hidayat bersama rekan kerjanya, Indra Tullen menunjukkan ikan cupang jenis Avatar Cooper Gold yang sedang laku di pasaran. 

Ikan tersebut kemudian di-breeding atau dikembang-biakkan.

Meski, awalnya sulit, usaha itu terus dilakukan hingga menemukan kuncinya.

Baca juga: Budget Film Ratusan Juta Dollar, Mulan Hanya Raup Untung Puluhan Juta di China

Menurut dia, keberhasilan breeding atau budidaya ikan cupang ditentukan oleh ketelatenan dalam mengurus "Burayak" atau ikan cupang anakan pada usia 4 - 14 hari pertama. 

"Usia itu Burayak berada di masa kritis. Harus telaten. Jika gagal, maka gagal semua," ungkap dia. 

Diki bersama rekan kerjanya, Indra Tullen terus berupaya meningkatkan kapasitas budidaya Ikan cupang, seiring permintaan di pasaran yang kian tinggi.

Saat ini, mereka sudah memiliki 10 boks stereofoam yang digunakan sebagai kolam pembesaran Ikan.

Masing-masing kolam, sanggup menampung sekitar 100 - 300 ekor.

Ikan tersebut disiapkan untuk dapat memenuhi permintaan pasar.

Selama ini, menurutnya permintaan datang hampir dari seluruh kota besar di Pulau Jawa. 

"Ada dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Indramayu, Cirebon dan Banten," tuturnya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved