Breaking News:

Bisnis

Industri Mamin Dongrak Pertumbuhan Ekonomi, Ketersedian Pasokan Gula Jadi Prioritas

Industri mamin menjadi industri prioritas yang dikembangkan di tengah kondisi pandemi.

istimewa
Industri Mamin Dongrak Pertumbuhan Ekonomi, Ketersedian Pasokan Gula Jadi Prioritas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Industri makanan dan minuman (mamin) selama ini menjadi andalan dalam memacu pertumbuhan sektor manufaktur dan ekonomi nasional.

Di masa pandemi COVID-19, industri mamin juga menjadi sektor strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada tahun 2020, industri mamin mampu tumbuh positif sebesar 1,66 persen dengan kontribusinya terhadap PDB industri pengolahan non-migas mencapai 38,29 persen dan terhadap PDB nasional sebesar 6,85 persen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, industri mamin menjadi industri prioritas yang dikembangkan di tengah kondisi pandemi.

Baca juga: 5 Jenis Minuman yang Bisa Memperparah Kadar Gula Darah yang Naik

"Guna mendorong industri mamin agar perannya semakin meningkat di dalam perekonomian nasional, salah satu upayanya adalah menjamin ketersediaan bahan baku salah satunya gula,"jelasnya melalui keterangan resmi yang diterima Tribunjogja.com, pada Sabtu (13/02/2021).

Langkah untuk menjaga keberlangsungan usaha ini diyakini akan mendongrak produktivitas dan daya saing sektor tersebut.

Untuk menjamin ketersediaan bahan baku industri, khususnya industri mamin, pada saat ini sedang dibahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) turunan Undang-Undang Nomor 11 tentang Cipta Kerja sektor Perindustrian, yang di dalamnya juga memuat pengaturan tentang jaminan ketersediaan bahan baku untuk industri.

Menurut Agus, jaminan bahan baku bagi industri pangan termasuk yang menjadi fokus pengaturan dalam RPP tersebut, di mana ketersediaan bahan baku baik dari dalam maupun luar negeri.

"Aturan ini akan dibahas berdasarkan neraca komoditas yang di dalamnya melibatkan semua kementerian dan lembaga terkait dari hulu sampai hilir, yangg dikoordinasikan oleh kementeriaan Koordinasi Bidang Perekonomian," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved