Breaking News:

Nasional

Hadiri Mimbar Demokrasi Kebangsaan PKS, JK : Bagaimana Cara Kritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi

mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK)melontarkan pertanyaan soal bagaimana cara mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Saat menghadiri acara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK)melontarkan pertanyaan soal bagaimana cara mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi.

Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan Presiden Jokowi soal ajakan kepada warga untuk memberikan kritik.

Awalnya Jusuf Kalla berbicara panjang lebar mengenai kualitas demokrasi di Indonesia saat ini yang mengalami penurunan.

Ongkos politik yang tinggi di seluruh momen politik memberi andil menurunnya kualitas demokrasi.

Padahal sejatinya, pemerintahan yang demokratis ujung-ujungnya untuk memberikan kesejahteraan rakyat; dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat.

“Indeks demokrasi kita dalam surveinya menurun, oleh the Economist Intelligence Unit (EIU). Tentu ini bukan demokrasinya menurun, tapi apa yang kita lakukan dalam demokrasi itu,” urai Jusuf Kalla dalam acara Mimbar Demokrasi Kebangsaan Fraksi PKS DPR RI yang dilaksanakan secara daring melalui kanal PKS TV dan sejumlah akun media sosial (medsos) Fraksi PKS DPR, Jumat (12/2/2021).

Menurut dia, ada hal-hal objektif yang tidak sesuai dengan dasar-dasar demokrasi yang diketahui.

Karena dalam dasar demokrasi, warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

JK menilai masalah utama dalam demokrasi disebabkan oleh mahalnya demokrasi itu sendiri. Alhasil, demokrasi tidak berjalan baik.

“Pertama, demokrasi kita terlalu mahal. Akhirnya, demokrasi tidak berjalan dengan baik. Untuk menjadi anggota DPR saja butuh berapa, menjadi bupati dan menjadi calon pun butuh biaya.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved