Breaking News:

Facebook

Facebook Uji Coba Kebijakan Baru, Batasi Konten Politik Ke Sebagian Kecil Pengguna di Indonesia

Facebook Uji Coba Kebijakan Baru, Batasi Konten Politik Ke Sebagian Kecil Pengguna di Indonesia

Facebook Uji Coba Kebijakan Baru, Batasi Konten Politik Ke Sebagian Kecil Pengguna di Indonesia
Facebook

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara yang terkena kebijakan baru dari Facebook.

Facebook mulai memperketat persebaran konten berbau politik, khususnya konten yang beredar di News Feed atau lini masa.  

Dikutip dari Kompas.com, CEO Facebook Mark Zuckerberg, mengatakan sejauh ini, salah satu masukan teratas yang diterima dari pengguna adalah bahwa orang tidak ingin masalah politik mengganggu pengalaman pengguna ketika menggunakan Facebook.

Sebagai informasi, kebijakan ini masih dalam tahap uji coba dan belum diterapkan sepenuhnya untuk semua pengguna, serta masih bersifat sementara.

Baca juga: KEUTAMAAN BULAN RAJAB : Silahkan Perbanyak Amalan Sunnah, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Diprediksi Ada 5 Shio Yang Paling Hoki Hari Sabtu 13 Februari 2021, Berikut Ulasannya

Baca juga: HP Baru Vivo Layar Lipat dan Samsung Galaxy S21 FE, Spesifikasi Lengkap Bocor

Artinya, hanya ada sebagian kecil pengguna yang akan terdampak dan kebijakan ini belum permanen.

Menurut Mark Zuckerberg, langkah ini diambil dengan tujuan agar konten politik yang muncul di News Feed tidak menjadi sebuah percakapan khusus yang dibahas lewat grup Facebook.

Sebab, konten itu dinilai berpotensi dapat memecah belah. Facebook pun seringkali dikritik sejumlah pihak termasuk penggunanya lantaran dianggap tidak mampu menangani peredaran konten politik khususnya yang beredar di grup Facebook, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Jumat (12/2/2021).

Di dalam grup tersebut, tak jarang ditemukan adanya pembahasan mengenai isu-isu politik yang terkadang masih diragukan kebenarannya.

Facebook merupakan platform media sosial yang banyak digunakan oleh orang-orang diseluruh dunia termasuk Indonesia
Facebook merupakan platform media sosial yang banyak digunakan oleh orang-orang diseluruh dunia termasuk Indonesia (Istimewa)

Sementara itu, Director Product Management Facebook Aastha Gupta mengatakan, kebijakan ini bukan berarti Facebook akan menghapus atau melarang sepenuhnya konten berbau politik.

Facebook hanya mengurangi rekomendasi konten-konten tersebut kepada pengguna, termasuk grup yang membahas soal politik.

Halaman
12
Editor: Yudha Kristiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved