Breaking News:

Asam Lambung

Waspadai Beberapa Komplikasi akibat Penyakit Asam Lambung

GERD yang tidak diobati dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius yang bisa berdampak fatal.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Joko Widiyarso

TRIBUNJOGJA.COM - Penyakit asam lambung atau dikenal juga dengan gastroesophageal reflux disease ( GERD) adalah penyakit yang ditimbulkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Penyebab GERD berasal dari gangguan katup pencernaan sfingter esofagus.

Hadapi Era Society 5.0, Perguruan Tinggi Diminta Rombak Pola Pendidikan

Aktivitas Penerbangan Naik Saat Imlek, PT Angkasa Pura I DIY Prediksi 2.500 Kedatangan Penumpang

Apabila katup ini melemah, asam lambung yang semestinya berada di perut naik ke kerongkongan.

Paparan cairan asam dari lambung ini dapat mengiritasi lapisan kerongkongan dan memicu peradangan.

GERD yang tidak diobati dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius yang bisa berdampak fatal. Berikut beberapa di antaranya:

Ilustrasi asam lambung
Ilustrasi asam lambung (Pro Women Healthcare Center)

1. Peradangan kerongkongan

Dilansir dari Healthline, komplikasi GERD yang perlu diwaspadai adalah peradangan kerongkongan atau esofagitis.

Esofagitis dapat membuat penderitanya susah menelan sampai memicu terbentuknya tukak di kerongkongan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

TERUNGKAP, Alasan RAM iPhone Tak Sebesar Android, Berikut Ini Faktanya

5 ZODIAK yang Diramalkan Bakal Hoki, Jumat 12 Februari 2021 Besok

2. Ulkus esofagus

Bahaya GERD yang tidak ditangani lainnya yakni menyebabkan terbentuknya luka bernanah di kerongkongan atau ulkus esofagus.

Gejala ulkus esofagus antara lain:

- Perut mulas

- Nyeri dada atau perut bagian atas

- Tenggorokan sakit saat digunakan untuk menelan

- Mual

- Kotoran buang air besar ada darahnya

Jika tidak diobati, luka bernanah di kerongkongan ini bisa memicu komplikasi terbentuknya lubang di kerongkongan dan menyebabkan pendarahan.

GERD atau asam lambung
GERD atau asam lambung (Hallosehat)

3. Penyempitan kerongkongan

Komplikasi GERD yang tak boleh disepelekan lainnya yakni terbentuknya jaringan abnormal di kerongkongan.

Kondisi yang dikenal dengan striktur esofagus ini bisa membuat kerongkongan menyempit dan kaku.

Striktur esofagus bisa membuat seseorang susah menelan makanan, membuat makanan gampang tersangkut di kerongkongan, sampai mudah tersedak.

Apabila tidak segera ditangani, penderita yang mengalami gangguan makan dan minum akibat GERD bisa kurang gizi dan dehidrasi.

Bisa Cek Lokasi Banjir Via Google Maps, Berikut Ini Cara Kerja dan Tanda Yang Disematkan

Keren, Ada Bel Rumah Canggih Anti Maling Dilengkapi Video

4. Pneumonia aspirasi

Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau mulut bisa terhirup ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia aspirasi.

Radang paru-paru atau pneumonia aspirasi ditandai dengan:

- Demam

- Batuk terus-menerus

- Sakit dada

- Sesak napas

- Kelelahan

- Kulit terlihat pucat

Pneumonia aspirasi yang parah dan tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat bisa berdampak fatal sampai menyebabkan kematian.

Ilustrasi
Ilustrasi (medineplus)

5. Barret esofagus

Kerusakan kerongkongan akibat iritasi asam lambung lambat laun juga bisa mengubah struktur sel lapisan esofagus.

Kondisi ini dikenal dengan barret esofagus. Pada barret esofagus, sel pelapis kerongkongan bagian bawah berubah menjadi sel kelenjar.

Terbentuknya sel kelenjar di kerongkongan atau esofagus dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Disperindag DIY Sebut Biaya Transportasi Angkutan Mahal Membuat Ekspor Terhambat

Intip Desain Rumah Yang Paling Diminati di Masa Pandemi, Ada Ruang Terbuka dan Banyak Cahaya Masuk

6. Kanker kerongkongan

Penderita GERD berisiko tinggi terkena kanker kerongkongan jenis adenokarsinoma kerongkongan.

Gejala kanker kerongkongan, antara lain:

- Susah menelan

- Berat badan turun drastis tanpa sebab jelas

- Sakit dada

- Batuk

- Gangguan pencernaan parah

- Mulas parah

Komplikasi GERD bisa dicegah dengan mengontrol asam lambung agar tak gampang kambuh.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved