Breaking News:

Langkah Strategis PLN Mewujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Dalam membangun ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan secara terpisah, sektoral, dan tidak terintegrasi.

Dok. Medco Power
Webinar “Electric Vehicle Ecosystem Virtual Launch” yang diselenggarakan Medco Power, Jumat (5/2/2021). 

“Jelas akan membawa dampak positif karena akan mengurangi tekanan pada neraca pembayaran indonesia akibat impor BBM. Penggunaan kendaraan berbasis listrik sebagai transportasi secara nyata akan mengurangi penggunaan BBM,” ucap Wanhar.

Guna mempercepat munculnya Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019.

Tidak hanya itu, Kementerian ESDM juga mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 tahun 2020 yang diantaranya mengatur tentang peyediaan infrastruktur, skema bisnis, proses perizinan SPKLU dan SPBKLU, hingga tarif tenaga listriknya.

Melalui peraturan tersebut, pemerintah akan memberikan keringanan biaya penyambungan dan jaminan langganan tenaga listrik, serta pembebasan pembayaran rekening minimum selama dua tahun pertama kepada pemilik instalasi listrik privat.

Adapun keringanan tersebut dapat digunakan untuk pengisian listrik angkutan umum, serta badan usaha SPKLU dan SBPKLU.

Dalam kesempatan sama, Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro mengatakan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik searah dengan komitmen perusahaan dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan pengembangan energi bersih.

“Kami berkomitmen dalam kerja sama ini, terjun belajar dan memahami. Dari situ kami bisa menghasilkan insiatif dan kesempatan bisnis yang kami sebagai perusahaan energi kami bisa berpartisipasi lebih jauh,” tutur Hilmi.

Presiden Direktur Medco Power Eka Satria turut mengapresiasi langkah PLN yang telah bersedia bekerja sama dengan Medco Power. Ia mengatakan, pihaknya siap mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada PLN sebagai salah satu inisiator EV project di Indonesia. Ke depan, kami tidak hanya menyediakan SPKLU, tapi juga menyediakan one-stop solution untuk bisnis, termasuk kendaraan atau dalam bentuk fleet management,” jelas Eka.

Demi mendorong ekosistem kendaraan listrik, saat ini PLN telah membangun 32 titik Stasiun (SPKLU) di 22 lokasi yang tersebar di 12 kota dan 33 titik Stasiun SPBKLU di tiga kota, yaitu Banten, Bandung, dan Bali.

Selain itu, perusahaan plat merah tersebut juga telah meluncurkan platform Charge-IN yang terintegrasi dengan pengisian baterai tenaga listrik. Platform tersebut nantinya akan menggabungkan sistem pembayaran dan penyediaan informasi titik pengisian sehingga memudahkan pengguna kendaraan listrik.

Penulis: Yohanes Enggar
Editor: Yohanes Enggar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved