Superball

Harapan Eks Pemain PSIM Yogyakarta Topas Wiyantoro untuk Jadi Pelatih Sepak Bola Profesional

Topas Wiyantoro Pamungkas eks pemain kanan bertahan PSIM Yogyakarta yang kini resmi menjadi pelatih usia dini di beberapa tempat.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Topas Wiyantoro Pamungkas 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Topas Wiyantoro Pamungkas eks pemain kanan bertahan PSIM Yogyakarta yang kini resmi menjadi pelatih usia dini di beberapa tempat.

Kecintaannya terhadap sepak bola membawanya kini menangani dua akademi berbeda, dan satu klub amatir di Yogyakarta.

Topas menjalani profesi sebagai pelatih setelah akhirnya berhenti bekerja di sebuah jasa pengiriman barang, lalu merintis sendiri akademi futsal yang diberi nama TP Academy awal 2020 lalu.

Tak berselang lama, ia diminta untuk ikut melatih akademi sepak bola bersama Prasetya Soegianto dan Roberto Kwateh, di JK Academy and Agency.

Pria kelahiran 1988 ini mengiyakan, lantaran sejak 2012 lalu, ia sudah memperoleh sertifikat lisensi C nasional untuk kepelatihan sepak bola.

Jatuh Bangun Legenda PSIM Yogyakarta, Marjono Sempat Jadi Petugas Keamanan Demi Keluarga

Adapun Topas juga hingga saat ini masih aktif melatih klub amatir Jogja Istimewa Football (JIF), dan akhir pekan ia bersama TP Academy di lapangan 4R Yogyakarta.

Selanjutnya, ia memiliki pandangan soal tantangan melatih kelompok usia dini.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, dituntut untuk tetap mengembangkan bakat-bakat pesepakbola yang ada.

Selain itu pemain harus bisa berguna, dan tentu bisa dijual ke klub yang membutuhkan.

"Saya sendiri ingin ada yang muncul jadi pemain pro dan timnas dari sini (JK Academy)," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com, Minggu (7/2/2021) di Lapangan Jambidan, Bantul.

Dari sisi kendala, Topas bercerita jika keadaan pandemi ini membuat jajaran pelatih dan agen kebingungan, karena tidak ada liga yang bergulir, sehingga para pemain yang sudah siap disalurkan jadi terhambat.

Di sisi lain Yogyakarta menurutnya memiliki potensi yang besar untuk pembinaan pemain muda, lantaran infrastruktur daerah mulai dari lapangan hingga transportasi sudah mencukupi.

Namun, kompetisi usia muda di Yogyakarta minim diadakan, membuat hal ini menjadi ironi tersendiri bagi dinamika sepak bola di DIY.

Ditanya visi dalam dua tahun kedepan seperti apa, pemain yang pernah menjadi top skor di AFF Futsal 2008 silam di Thailand ini, mengungkapkan keinginannya untuk menjadi pelatih tim profesional

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    21
    14
    3
    4
    37
    25
    10
    45
    2
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    3
    PSM Makasar
    22
    12
    8
    2
    39
    8
    22
    44
    4
    Madura United
    23
    11
    4
    8
    29
    14
    5
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved