Breaking News:

JK Academy Tetap Adakan Latihan Rutin untuk Memantau Perkembangan Anak Asuhnya

JK Academy and Agency tetap menggelar latihan rutin pada masa perpanjangan kebijakan PSTKM di Lapangan Jambidan, Bantul

TRIBUNJOGJA/ Taufiq Syarifudin
JK Academy tetap berlatih di Lapangan Jambidan, Kamis (4/2/2021) pada saat perpanjangan kebijakan PSTKM di Yogyakarta, untuk pantau perkembangan anak asuhnya 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - JK Academy and Agency tetap menggelar latihan rutin pada masa perpanjangan kebijakan PSTKM di Lapangan Jambidan, Bantul, Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya, agenda latihan rutin sempat mandek selama satu minggu pada awal penerapan PSTKM di Yogyakarta.

Namun, pelatih JK Academy, Topaz Pamungkas mengatakan, latihan yang dilaksanakan sekarang sebagai bentuk dari usaha menjaga kesehatan, serta memantau pola latihan dari anak-anak didiknya.

Harga Telur Ayam Terjun Bebas di Angka Rp 17 Ribu per Kilogram, Peternak di Sleman Tombok

"Kasian kalau malah latihan sendiri-sendiri, nanti tidak terpantau, mending di sini jelas ada programnya juga, dan di sini ada ngawasi," ujar Topaz saat ditemui Tribun Jogja seusai sesi latihan rutin sore hari.

Selain itu latihan yang digelar tiga kali dalam sepekan ini. Idealnya latihan yang digelar sebanyak empat kali dalam sepekan per kelompok umur.

Pada kesempatan sore ini, Topaz bersama jajaran pelatih lain menekankan pelatihan fisik, dan ditutup dengan game.

Selanjutnya, hari sabtu pagi mendatang, akademi akan menggelar gim internal rutin yang dilaksanakan sekali dalam sepekan.

"Biasanya untuk gim internal, kita cari lawan, dan lihat dulu, tim kita mau tingkatkan apa, cari lawan yang sesuai," ujar pria yang juga pernah menjadi kapten PSIM Yogyakarta itu.

Dari pantauan Tribun Jogja, anak-anak yang tergabung dalam akademi rela berlatih meski cuaca hujan di lapangan licin akibat genangan air.

Hujan Guyur Klaten, Air Genangi Jalan Penghubung Antar Desa di Wedi

Humas dan marketing JK Academy, Jevry Rupiasi Manaha, menambahkan, jika pelatihan ini juga sebagai komitmen dari akademi, agar dapat menyalurkan bakat-bakat mudanya ke klub profesional di Indonesia maupun luar negeri.

"Proyeksi kita di sini untuk mengorbitkan pemain ke klub profesional, juga timnas," katanya.

Jevry juga berharap, anak-anak yang mendapat pendidikan di JK Academy tidak hanya ahli dalam mengolah bola di lapangan, tapi juga bisa membuat analisis pertandingan secara menyeluruh. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved