Coppa Italia
Kabar Terbaru Kasus Ibrahimovic vs Lukaku Laga AC Milan vs Inter Milan Coppa Italia
Jaksa Federal telah memanggil wasit Paolo Valeri saat FIGC merilis pernyataan persidangan kasus Ibrahimovic-Lukaku.
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com -- Jaksa Federal telah memanggil wasit Paolo Valeri saat FIGC merilis pernyataan persidangan kasus Ibrahimovic-Lukaku.
Kisah perselisihan dan Lukaku di babak perempat final Coppa Italia belum usai.
Bentrokan verbal antara kedua pemain tersebut telah menarik banyak kontroversi di media dan pelatih asal Swedia itu membela diri di media sosial, dengan mengatakan dia tidak bertindak dengan cara yang rasis.
Sporting judge sudah memberi mereka larangan satu pertandingan di Coppa Italia.
Lukaku diskors karena kartu kuning dan tidak akan bisa bermain di leg pertama semifinal melawan Juventus.
Sekarang, FIGC telah mengkonfirmasi Jaksa Penuntut Federal telah membuka penyelidikan dan telah memanggil wasit pada malam itu.
"Jaksa Federal Giuseppe Chiné membuka persidanganterkait dengan bentrokan verbal antara pemain Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku pada laga Inter-Milan, pertandingan di perempat final Coppa Italia yang dimainkan pada 26 Januari," kata FIGC dalam sebuah pernyataan.
"Sebagai bagian dari penyelidikan, Jaksa Penuntut Federal memutuskan untuk memanggil wasit Paolo Valeri, yang akan diaudit dalam beberapa jam ke depan untuk mengklarifikasi lingkup sanksi yang sudah dijatuhkan terhadap kedua pemain selama pertandingan."katanya.
Baca juga: Daftar Lengkap Transfer Pemain Masuk-Keluar Liga Italia, AC Milan, Inter Milan, Juventus, Roma
Baca juga: UPDATE Hari Terakhir Bursa Transfer Liga Inggris, 2 Pemain Baru Liverpool, Arsenal Lepas 10
Kekeasan Verbal
Striker Inter Milan Romelu Lukaku kehilangan kesabaran setelah Zlatan Ibrahimovic melontarkan beberapa kalimat kepadanya.
Ujungnya dua striker terlibat ketegangan di akhir babak pertama yang berujung para striker Inter Milan dan AC Milan harus ditahan oleh rekan satu timnya.
Menurut Tuttomercatoweb, Ibra menghina Lukaku dengan menyebut kata 'voodoo'.
"OK, call your mother, Do your voodoo s***."kata Ibra dikutip dari Football Italia, Rabu (27/1/2021).
Striker asal Belgia itu pun akhirnya membalas serangan kalimat mantan rekan setimnya di Manchester United.
Kedua striker mendapat kartu kuning.
Selanjutnya Ibra yang mendapat kartu kuning lagi di babak kedua karena pelanggaran terhadap Aleksandar Kolarov.
Zlatan Ibrahimovic sendiri dilaporkan membantah melakukan pelecehan rasial terhadap Romelu Lukaku, karena komentar 'voodoo' tersebut merujuk pada insiden khusus di Everton.
Kalimat itu awalnya diduga sebagai frase rasis, tetapi Sky Sport Italia mengatakan perwakilan dari Milan meyakinkan Ibrahimovic membantah penghinaan rasis.
Zlatan Ibrahimovic merujuk kutipan dari pemegang saham utama Everton Farhad Moshiri, yang mengatakan pada Januari 2018.
Kala itu Romelu Lukakumenolak kontrak baru karena ’voodoo message.’
"Kami menawarinya kesepakatan yang lebih baik dibandingkan Chelsea dan agennya datang ke Finch Farm untuk menandatangani kontrak," kata Moshiri tiga tahun lalu.
“Robert [Elstone, kepala eksekutif Everton] ada di sana, semuanya sudah siap, ada beberapa reporter di luar, lalu dalam pertemuan itu Lukaku menelepon ibunya.
"Dia bilang, dia sedang berziarah di Afrika atau di suatu tempat dan dia mendapat pesan dia harus ke Chelsea."
Lukaku membantah cerita itu dan memang akhirnya bergabung dengan Manchester United daripada Chelsea.
Pemain internasional Belgia itu sempat mengancam akan menuntut Moshiri atas klaim tersebut.
Karena keputusan Romelu Lukaku tidak ada hubungannya dengan ’voodoo message'.
Cerita itu memang menjadi berita utama dan ternyata Ibrahimovic menyimpannya kemudian dikeluarkan hingga membuat marah Lukaku. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/inter-milan-2-1-ac-milan-momen-ibrahimovic-bersitegang-dengan-lukaku.jpg)