Serie A

AC MILAN: Akankah Chelsea Menyesal Pinjamkan Tomori ke Milan?

Namun pemain asal Inggris itu telah melakukan debut penuhnya untuk klub, dimulai bersama Alessio Romagnoli melawan Bologna.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Alberto PIZZOLI / AFP
Fikayo Tomori dan Musa Barrow di Liga Italia Serie A Bologna vs AC Milan pada 30 Januari 2021 di stadion Dall'Ara di Bologna. 

Oluwafikayomi Oluwadamilola Tomori lahir di Calgary (Alberta, Kanada) dari orang tua Nigeria sebelum mereka pergi ke Inggris ketika dia masih balita. Berprofesi sebagai bek, Tomori adalah produk dari Akademi Cobham (tim muda Chelsea) yang terkenal.

Tomori - bersama dengan sesama lulusan Mason Mount, Tammy Abraham, Loftus Cheek, Andreas Christensen - adalah bagian dari kesuksesan yang dinikmati akademi Chelsea sejak awal dekade ini.

Selama masa jabatannya di akademi, memenangkan dua FA Youth Cup dan mereka memenangkan UEFA Youth League dua kali baru-baru ini, menjadikan Chelsea tim paling sukses dalam sejarah singkat kompetisi.

Mereka menang di edisi 2014-15, mengalahkan Shaktaar Donetsk di final yang tidak dimainkan oleh Tomori, tapi dia adalah bagian integral dari kemenangan Chelsea di edisi 2015-16.

Tonggak pribadi lainnya diraih di musim yang sama ketika ia masuk melawan juara bertahan Leicester City di Liga Premier melakukan debut penuh tim seniornya.

Kita semua tahu sekarang bahwa Liga Premier adalah salah satu liga paling kompetitif di dunia dan merupakan salah satu yang dikenal untuk membuat atau menghancurkan karir pemain, jadi manajemen bijaksana untuk situasi tersebut.

Pada Januari 2017, Tomori dipinjamkan ke Brighton selama enam bulan dan kemudian ke Hull City untuk musim 2017-18, mengumpulkan total 36 pertandingan untuk kedua klub.

Terobosan besarnya datang ketika Frank Lampard ditunjuk sebagai pelatih Derby County.

Lampard menggunakan hubungannya dengan Chelsea untuk meminjamkan Tomori, Tammy Abraham, dan Mason Mount.

Tomori bermain 55 kali untuk Derby di musim 2018-19, membawa Derby ke final play-off dan berhak dinobatkan sebagai pemain terbaik Derby musim ini.

Kabar baik datang untuk Tomori ketika Lampard ditunjuk sebagai pelatih Chelsea setelah The Blues mendapat larangan transfer oleh FIFA.

Fikayo Tomori vs Mohamed Salah saat Chelsea vs Liverpool
Fikayo Tomori vs Mohamed Salah saat Chelsea vs Liverpool (Ben STANSALL / AFP)

Tomori mendapat kesempatan dalam pertandingan melawan Liverpool, dan penampilannya melawan Mohamed Salah yang akhirnya mendapat pujian.

Namun dalam kejadian aneh Tomori hanya bermain 45 menit musim ini di Liga Premier dan bahkan dia hanya menjadi pilihan kelima tanpa alasan dari mantan pelatih Chelsea, Frank Lampard.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    21
    14
    3
    4
    37
    25
    10
    45
    2
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    3
    PSM Makasar
    22
    12
    8
    2
    39
    8
    22
    44
    4
    Madura United
    23
    11
    4
    8
    29
    14
    5
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved